Dalam Waktu Dekat Pemkot Kupang Launching Aplikasi Qlue


Foto : Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore saat Jumpa Pers Aplikasi Qlue di Ruang Rapat Garuda Balai Kota Kuoang

Foto : Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore saat Jumpa Pers Aplikasi Qlue di Ruang Rapat Garuda Balai Kota Kuoang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Aplikasi Qlue merupakan platform bagi pengguna ponsel pintar untuk membantu memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam suatu wilayah. Qlue mengumpulkan dan menganalisis data dengan menggunakan teknologi Computer Vision untuk mengelola data secara real-time. “Aplikasi akan segera diluncurkan segera setelah kita persiapkan seluruh support systemnya. Saya optimis ini akan membawa Kota Kupang ke arah yang lebih baik, karena berbagai keluhan terhadap persoalan di Kota Kupang dapat ditampung dan ditindaklanjuti di satu wadah, aplikasi akan menjadi cikal bakal master plan Smart City di Kota Kupang,” kata Walikota Kupang Jeffri Riwu Kore yang di dampingi oleh oleh Asisten Ekonomi Pembangunan, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey dalam jumpa pers di Ruang Rapat Garuda Balai Kota Kupang, Kamis 20 Juni 2019, sekira pukul 15.00 wita.

Menurutnya, tujuan dari aplikasi Qlue ini agar bisa membuat suatu perubahan di kota ini. Sehingga mereka memberikan target kepada kita sebanyak 30 ribu respon dari masyarakat. “Kalau kita gunakan aplikasi ini hanya untuk empat persoalan yang ada di Kota Kupang ini saja maka akan sulit bisa tercapai sebanyak 30 ribu respon atau keluhan dari masyarakat. Oleh karena itu saya minta aplikasi Qlue ini digunakan diseluruh OPD. Namun, ketika aplikasi ini juga digunakan oleh seluruh OPD ada resikonya sehingga kita harus hati – hati agar bisa mencapai target 30 ribu respon itu,” ungkap Jeffri.

Dia mengatakan, paling lambat bulan depan, Juli 2019 iti aplikasi Qlue ini sudah bisa di launching. “Saya minta teman – teman dari OPD harus bisa secepatnya bentuk tim reaksi cepat untuk mengantisipasi semua laporan masyarakat secapatnya yang berkaitan dengan kinerja. Siapa nanti yang respon lambat merespon keluhan masyarakat otomatis kinerjanya dinilai tidak bagus. Dan uang tunjangan kinerjanya akan dipotong,” tegas Jeffri.

Pembentukan tim respon cepat, lanjut Jeffri dalam rangka mengantisipasi laporan masyarakat melalui aplikasi Qlue ini sangat penting buat kita. “Saya minta kita semua harus bisa kerja sama yang baik. Dan saya juga minta untuk seluruh OPD agar bisa merespon dengan baik seluruh keluhan masyarakat,” jelan dia.

Sementara itu pada kesempatan tersebut, Kabid Layanan e-Gov Dinas Kominfo Kota Kupang Andre Otta mengungkapkan, saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap persiapan sehingga belum dapat menjawab atau menindaklanjuti keluhan masyarakat yang masuk, “Meskipun masyarakat sudah dapat me-register untuk login ke dalam system, tapi pemerintah sebagai user penindaklanjut belum dapat menjawab keluhan – keluhan yang masuk saat ini. Sebab, aplikasi belum diperlengkapi dengan support system. Misalnya, SDM dari masing – masing perangkat daerah yang akan bertugas menindaklanjuti dari masing-masing OPD. Kami harus secepatnya untuk membentuk tim rekasi cepat agar  aplikasi ini segera digunakan oleh masyarakat Kota Kupang” jelasnya. (*hayer)