Dinas PUPR Manggarai Diduga “Biarkan” Kontraktor Kerja Jalan, Asal Jadi


Caption foto : Kondisi Proyek, jalan lapisan Penetrasi di Kampung Tungku, Desa Golo, Kecamatann Cibal, Kabupaten Manggarai

Zonalinenews, Manggarai,- Dinas PUPR Kabupaten Manggarai diduga membiarkan Kontraktor “nakal” , pasalnya pengerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) di kampung tungku, Desa Golo, kecamatan Cibal, kabupaten Manggarai NTT, kuat dugaan dikerjakan asal jadi.

Kondisi proyek pun sudah terkelupas padahal proyek itu baru di PHO sekitar 6 bulan yang lalu

Kondisinya sangat parah, tidak menggambarkarkan proyek yang baru dikerjakan, padahal baru di PHO sekitar 6 bulan yang lalu.

Menurut Warga setempat yang enggan dimediakan namanya mengatakan, Proyek tersebut kuat dugaan dikerjakan asal jadi, kondisinya sangat parah, material aspal pun sudah mulai terkelupas, padahal proyek baru di PHO sekitar 6 bulan yang lalu.

Menurut dia, kuat dugaan proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan konstruksi atau juknis yang sebenarnya.

” Aspal di siram tidak merata bahkan ada beberapa material yang tidak terpake seperti jenis batu 5/7,” pungkasnya dengan nada kesal

“Ia pak, proyek ini kan depan rumah saya, saya selalu perhatikan saat mereka kerja, siram aspalnya tidak merata, batu 5/7 juga tidak pake,” tuturnya kepada media ini di lokasi proyek, Senin 24 Juni 2019 sore.

Ia berharap Dinas PUPR kabupaten Manggarai segera turun lapangan untuk mengecek kembali proyek yang baru di PHO itu.

Sementara itu, Dinas PUPR kabupaten Manggarai melalui Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Melkianus Moardi mengatakan, pihaknya sudah konfirmasi dengan pihak Kontraktor untuk segera memperbaiki proyek jenis lapen tersebut.

“Ia Pak, kami sudah perintahkan pihak kontraktor untuk segera memperbaiki proyek tersebut, kan masi masa pemeliharaan Pak, kerusakan itu pasti di perbaiki dalam waktu dekat,” Jelasnya

Konfirmasi terpisah, Kontraktor peroyek lapen tersebut Ardy Tomy menjelaskan, terkait kerusakan itu pasti dirinya akan perbaiki dalam waktu dekat.

“Ia pak terkait dengan kerusakan tersebut dalam waktu dekat ini saya akan memperbaiki, saat ini kita lagi menanti alat pak, alat gilas,” pungkas Ardy Tomy melalui via telepon Selasa 25 juni 2019 sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh proyek tersebut merupakan Nomenklatur peningkatan lapen di kampung tungku, Desa Golo dengan pagu anggaran sebesar Rp. 300.000.000 dan volumenya kurang lebih 250 meter lari.(*Engkos Pahing)



TAG