Fraksi Demokrat NTT Sebut Ada Mekanisme Siluman di APBD 2019


images

Zonalinenews-Kupang,- Mengeser alokasi dana, mengubah lokasi kegiatan atau menambah kegiatan/proyek baru tanpa persetujuan/ pembahasan di DPRD merupakan suatu mekanisme Siluman yang terjadi di APBD 2019 Propinsi NTT.

” Pergeseran ini tidak pernah di bahas di Banggar. Tidak ada dalam dokumen perencanaan. Demikian diungkapkan Ketua Fraksi Demokrat Propinsi NTT, Winston Rondo Jumat 14 Juni 2019 pukul 10.20 wita di ruang fraksi Demokrat NTT .

Ada penambahan anggaran sekitar Rp 30 milyar pada kegiatan segmen jalan Bokong – Lelogama di Kabupaten Kupang serta kegiatan baru berupa pembangunan jalan poros tengah Pulau Semau Kabupaten Kupang senilai Rp 10 milyar, Fraksi Demokrat menilai hal itu sebagai pelangaran serius terhadap Perda APBD.

” Perubahan ini berdasarkan keperluan dan kepentingan pemerintah. Pemerintah menggangkangi hasil keputusan bersama DPRD. Perubahan atau pergesaran bisa dilakukan kalau pemerintah melakukan konsultasi ke DPRD. Proses pergeseran sendiri oleh pemerintah itu yang kami sebut sebagai pergeseran Siluman,” tegas Winston.

Terkait pergesaran ini kata Winston menjekaskan pimpinan DPRD NTT telah menggelar pertemuan bersama pemerintah membahas terkait pergeseran anggaran itu, dan disepakati bersama akan dibahas secara khusus.

“Pemerintah akan jelaskan dalam rapat bersama DPRD,”ungkapnya.

Sejumlah anggaran yang digeser kata Winston diantaranya segmen jalan provinsi di Sumba Timur yang telah disetujui di Badan Anggaran sebesar Rp74 Miliar, namun pada Perda APBD berkurang menjadi Rp46 miliar.
Ruas jalan Bokong-Lelogama, Kabupaten Kupang yang disetujui sebesar Rp 155 miliar lebih lalu berubah atau naik menjadi Rp 185 miliar rupiah lebih.

Adanya pergeseran anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD 2019, Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi , Kamis 13 Juni 2019 menjelaskan bahwa pemerintah akan jelaskan pada sidang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 mendatang.(*tim)