IMG-20190609-WA0006

GMIT Warabu Pulau Pura, Resmi Dithabiskan. Ini Pesan Ketua Sinode.


IMG-20190609-WA0006

Zonalinenews-Kalabahi,- Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Warabu Harilolong di Pulau Pura, Klasis Alor Barat Laut (Abal) Kabupaten Alor Provinsi NTT, resmi dithabiskan ketua sinode GMIT, Pdt Dr. Meri Kolimon. Jumat 7 Juni 2019.

Dalam acara penthabisan, Pdt.Meri Kolimon berpesan, rumah Gereja harus jadi rumah Doa, jika anak-anak hendak ujian datang dan berdoa di Gereja, ada yang hendak merantau datang berdoa di Gereja, dan hendak kerja apapun datang dan berdoa di Gereja.

“Jangan sampai gedung Gereja sudah bagus terus koster tutup pintu. Gereja ini harus jadi rumah Doa. Bapak mama jemaat mau panjat tuak datang berdoa disini, mau masuk laut datang berdoa disini dahulu,” katanya.

Lanjut Dr.Meri Kolimon, jika ingin menjadi apapun datang dan berdoa di Gereja.

“Mau menjadi Kepala Desa, Camat, Bupati, Gubernur datang dan berdoa di Gereja, jangan pergi berdoa di tempat lain. Datang dan berdoa di rumah Tuhan” Kata Ketua Sinode, tegas, dihadapan ribuan Umat Pulau Pura bersama Bupati Alor dan Gubernur NTT, malam itu 7 Juni 2019.

Tambah Pdt.Meri Kolimon, berpesan, Gereja juga harus menjadi tempat pembelajaran yang baik. Gereja harus memberikan ruang bagi jemaat untuk berkreasi dalam bidang apapun untuk NTT bangkit dan maju.

“Tempat ini harus menjadi tempat beraktivitas yang aktif, membuka ruang bagi jemaat guna menuangkan ide dan gagasan yang produktif bagi pembangunan iman dan umat di bangsa ini,” tutup Ketua Sinode GMIT.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Bungtilu Laiskodat saat menyampaikan sambutannya, Ia bertutur, membangun gedung butuh Delapan Tahun, membangun manusia butuh 25-30 Tahun.

“Kalau mau anak-anak kita bisa hebat dan Cerdas, Gereja harus berperan penting. Pergerakan kecerdasan harus dimulai dari Gereja. Pendeta harus menjadi guru yang baik,” tutur Gubernur NTT, Victor Laiskodat.

GMIT, kata Victor, harus membangun pendidikan yang baik bagi Jemaat. Victor bersyukur karena dengan kerja keras dan cerdas ada gedung luar biasa yang telah dibangun masyarakat di Desa.

“Kita bersyukur karena ini bukti iman yang hebat, kita harus mencirikan sifat Yesus yang progresif,” katanya.

Usai berbicara demikian, Victor menyampaikan, akan bermalam di pulau kecil itu, setelah pagi barulah melanjutkan perjalanan ke Pulau Pantar.

“Malam ini saya tidur di pulau Pura dengan Bapak mama. Masyarakat Pura punya sopi yang enak, malam ini kita diskusi agar bisa urus secara baik sopi Bapak mama,”tutup Victor.

Gedung Gereja yang dibangun selama Delapan Tahun itu, kata Osias Donuisang ketua panitia penthabisan GMIT Warabu, menyampaikan, gedung itu dibangun dengan anggaran senilai 2 Meliyar lebih.

Anggran itu, tutur Osias, datang dari usaha kecil-kecil Jemaat di Pura, dan sumbangan orang Pura yang ada  di luar Alor.

“Gereja ini dibangun selama Delapan Tahun, anggran 2 Meliyar lebih. Jemaat mula-mula itu sudah ada sejak Tahun 1965 dengan gedung darurat beratapkan alang-alang, berdinding bambu, dan berlantai tanah,”tutur Osias kepada wartawan saat jumpa Pers di Alun-alun Gereja.

Dengan berkembangnya jemaat yang makin hari makin bertambah, dan tempat pemukiman yang sudah tidak dapat menampung tempat tinggal jemaat lagi, lanjut Osias, anggota Jemaat lebih cenderung hidup dekat dengan sumber mata air, dan laut sebagai salah satu mata pencaharian, akhirnya jemaat bersepakat membangun gedung Gereja yang baru.

“Sejak 1965 Jemaat masih beribadah ditempat yang sangat darurat, tapi puji Tuhan saat ini Gereja yang baru sudah dithabiskan, dan akan digunakan Jemaat” Ucap Osias Donuisang.

Osias Donuisang juga berterima kasih kepada Ketua Sinode GMIT Pdt Dr.Meri Kolimon, Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Alor Drs. Amon Djobo yang sudah berkesempatan mengikuti seluruh rangkaian pentabisan GMIT Warabu di Pulau Pura.

“Setelah penthabisan, Ini malam Ibu ketua Sinode, Bapak Gubernur, dan Bapak Bupati tidur di pulau Pura dengan kami masyarakat. Itu satu kebanggaan bagi kami. Terima kasih. Tuhan Sang kepala Gereja memberkati” Tutup Osias Donuisang.

Pantauan Zonalinenews acara Penthabisan Gedung GMIT Warabu Harilolong di Pulau Pura berlangsung mulai pukul 16:00-19:30 Wita, Jumat 7 Juni 2019. Dihadiri oleh Majelis Sinode GMIT, Gubernur NTT, Bupati Alor dan Sejumlah pendeta se Tribuana di Alor. (*Erson)



TAG