Pembangunan Jaringan Air Bersih di Desa Kentol Dinilai Tidak Efektif


Caption Foto : kiri-kana, Ketua BPD, Moses Andus, Tenga sekcam, Geri Rahmat, dan kepala Desa kentol, Daniel Ogut

Caption Foto : kiri-kana, Ketua BPD, Moses Andus, Tenga sekcam, Geri Rahmat, dan kepala Desa kentol, Daniel Ogut

Zonalinenews.com-Manggarai, Masyarakat menilai pembangunan bak dan jaringan air minum bersih di Dusun Wakal- Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai Propinsi NTT tidak efektif. Hal ini disebabkan bak dan jaringan air minum yang telah dibangun pemerintah desa tidak bisa dimanfaat oleh masyarakat. 

Frans Endang-tokoh masyarakat menyebut jarak antara bak dan rumah warga sangat jauh. karena itu, warga menyebut penyediaan air minum di bak tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh warga.

“Kami susah untuk mendapatkan air minum. Bak air untuk kami dibangun terlalu jauh dari warga. Selama ini, kami tidak mengambil air dari bak tersebut,” ujar Endang saat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa terkait alokasi dana desa 2018 di Balai Desa Kentol pada Jumat, 14 Juni 2019.

Senada, Vincen Harum-Perwakilan masyarakat menegaskan jumlah alokasi anggarai untuk pembangunan bak dan jaringan air minum bersih 2018 mencapai Rp. 116.735, 184 dari seluruh dana desa 2018 yang tercatat Rp. 1.114.589,359. 

Harum menjelaskan alokasi dana tersebut belum sungguh-sungguh dirasakan oleh masyarakat. 

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Desa Kentol-Daniel Ongut menyebut penggunaan dana desa pada 2018 bersifat transparan. 

“Masyarakat tahu dikemanakan penggunaan dana desa 2018. Kita bisa melihat pembangunan fisik yang merupakan bukti nyata penggunaan dana tersebut,” jelas Ongut.

Senada, Sekretaris Kecamatan Cibal-Gerry Rahmat mengingatkan kepada Badan Pengawas Desa (BPD) untuk mengecek kembali pembangunan bak dan jaringan air minum bersih tersebut.

Rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Kentol terkait dana Desa 2018 dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Cibal, Aparat Desa, anggota perwakilan Masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, kesehatan, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, dan tua Gendang. (*Engkos Pahing)