IMG-20190610-WA0015

Plan Gandeng PSSI Gelar Turnamen Sepak Bola Kartini Cup di Kupang


IMG-20190610-WA0017

Zonalinenews- Kupang, – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas dukungan dari Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), Yayasan Rumah Solusi Beta Indonesia (RSBI) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timor (NTT) menyelenggarakan turnamen sepak bola perempuan yang diikuti oleh 20 sekolah target yang berasal dari Sekolah Menegah Pertama ( SMP) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bali United, Kota Kupang, Senin, 10 Juni 2019 pukul 10.30 wita, dibuka oleh Papat Yunisal anggota Esko dan anggota Ketua Komite Sepak bola perempuan (PSSI).

Sekretaris Asprov PSSI NTT, Lambert Tukan, MM dalam sambutannya pada acara seremonial pembukaan menjelaskan kegiatan turnamaen ini bernama Kartini Cup diselenggarakan selama lima hari.

” Dengan waktu lima hari turnamen memang agak sulit buat 18 tim yang berlaga bahkan dalam sehari satu tim bisa berlaga 3 kali. Hal ini harap dimaklumi karena kondisi dan keterbatasan, namun ini sebagai langkah awal turnamaen wanita bisa diselenggarakan di NTT,” tutur Lambert.

Turnamen ini lanjut Lambert Tukan, pertama kali digelar di NTT diikuti oleh 18 tim dari dua kabupaten TTS dan TTU ke depan akan diperluas lagi dan diikuti seluruh kabupaten di NTT.

” Ini sebagai langkah awal seharusnya kegiatan ini bisa diiukuti seluruh kabupaten di NTT, karena keterbatasan dan sebagai pemincu maka kegiatan Kartini Cup ini diikuti 18 tim,” ujar Lambert.

Hal ini menurut Lambert Tukan, merupakan respons baik, ini sebagai langkah awal untuk melahirkan bibit sepak bola wanita di NTT untuk bisa tampil skala nasional , Pra PON dan PON tahun 2024 di Papua.

“Kita harap NTT bisa ikut PON sepak bola wanita dan bahkan dari turnamen ini bisa menghasilkan pesepak bola wanita dan bisa masuk tim U19;” harap Lambert.

Dini Widiastuti, Eksekutif Directur Plan International Indonesia dalam sambutannya yang diwakili oleh Linda Sukandar, Fundraising Director Plan International Indonesia.

Linda Sukandar menjelaskan turnamen Kartini Cup bukan hanya sekedar olahraga tapi jauh dari itu.

“Dengan turnamen ini memberdayakan anak, khususnya anak perempuan agar mampu mencegah perilaku beresiko dan mempromosikan kesetaraan gender di sekolah melalui sepak bola anak perempuan,” jelas Linda.

Dengan turnamen ini kata Linda Sukandar, akan bermunculan pesepak bola wanita dari timur Indonesia. Dan NTT sebagai pemicu turnaman sepak bola wanit di Indonesia.

” Saya ucapkan selamat, menjadi pemenang bertandinglah dengan sprotif, dari olahraga kita mengenal banyak hal, tunjukan ke dunia bahwa perempuan bisa,” ungkap Linda Sukandar. (*tim)