Program Asuh PT. Unggul 2019, Untrib Gagas Kerjasama Dengan UK Petra Surabaya


IMG-20190603-WA0023

Zonalinenews – Surabaya – Dalam rangka pemerataan, peningkatan dan memajukan budaya mutu pendidikan tinggi di Indonesia, Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Program Asuh Menuju Prodi Unggul Tahun 2019.

Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB) sebagai salah satu perguruan tinggi meresponnya dalam bentuk kerja sama dengan Universitas Kristen Petra (UK. Petra) Surabaya melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Santika Hotel Jemursari, 13 Mei 2019.

Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNTRIB Kalabahi, Zakarias Adrianto Mautuka, ST. M. Si mengatakan kerjasama dengan UK Petra ini telah digagas sejak Tahun 2016 lalu.

“Salah satu wujud pra kerjasama adalah kehadiran etua yayasan pengelola UK. Petra Prof. J. E. Sahetapy memenuhi undangan Rektor Untrib untuk membawakan kuliah umum di Untrib tahun 2017, sekaligus menyerahkan 10 unit Komputer,” kata Zack.

Ia menambahkan, Program Asuh 2019 ini ditujukan kepada 73 pilihan PT Unggul (terakreditasi A) untuk melaksanakan pendampingan kepada PT lain dengan mayoritas prodinya terakreditasi C, salah satunya adalah Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi.

“Total prodi 11 yang telah terakreditasi C ada 10, sisanya terakreditasi B. Kami bersyukur karena proposal kerja sama Untrib dengan UK. Petra melalui LPM yang kami usulkan akhir tahun 2018 lalu, dinyatakan lolos seleksi oleh Direktorat Penjaminan Mutu, Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi sebagai pemilik program ini,” lanjut Kepala LPPMP Untrib ini.

Terpisah, Rektor Untrib Alfonso F. Gorang, S. Sos,. MM mengatakan, manfaat kerjasama dalam program ini agar Untrib dapat belajar menambah wawasan dan informasi yang lebih luas.

“UK. Petra dalam mengelola sistem penjaminan mutu internalnya untuk aspek akademik maupun aspek manajerial sangat baik sehingga memperoleh predikat sebagai salah satu PT terbaik di Indonesia. Kita harapkan selesai mengikuti program ini, ada penambahan jumlah program studi yang terakreditasi B di Untrib,” ungkap Alfonso Gorang.

Rektor pun berharap kepada rekan-rekan yang nantinya dipercayakan mengambil bagian dalam program ini agar serius melaksanakan tugas-tugas yang diberikan pasca mengikuti program ini.

“Untrib sebagai PT yang belum lama didirikan diharapkan mampu menjadi PT yang unggul di bidang kemaritiman dan daerah perbatasan timur Indonesia sesuai Visinya. Untuk itu saya ajak seluruh civitas untuk memberikan perhatian penuh pada dua aspek utama yakni akdemik (tridharma) dan manajerial (tata kelola),” ungkapnya.

Menurut Gorang, kedua aspek ini sama penting untuk kondisi PT seperti Untrib sehingga, pihaknya akan melibatkan beberapa rekan-rekan dosen maupun pegawai untuk menggumuli program mulia ini.

“Kami optimis akan ada peningkatan akreditasi prodi dari C ke B, karena hasil evaluasi Direktorat Penjaminan Mutu untuk program yang sama di tahun 2018 lalu, yang diikuti oleh 637 program studi yang terakreditasi C, berhasil meningkat ke akreditasi B dengan jumlah 124 program studi,” Rektor Alfons.

Sementara Rektor UK. Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng, dalam sambutannya mengatakan, UK. Petra tidak disulap saja menjadi PT yang Terakreditasi A, namun semua itu dilakukan dengan terencana, kerja keras, kerja cerdas serta saling dukung antar civitas baik individu maupun unit kerja.

“Beberapa hal baik dari kami ini dapat diadopsi oleh Bapak/Ibu agar kedepan budaya mutu di institusi masing-masing dapat tumbuh dan berkembang maju bahkan lebih baik dari UK. Petra,” ucap Djawantoro.

Dirinya juga menyadari, tidak semua budaya mutu di UK. Petra sesuai dengan kondisi dan karakteristik institusi masing-masing.

“Adopsilah hal-hal yang memang sesuai dengan kondisi Institusi masing-masing. Kiranya kerja sama ini dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara kita,” pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun media, program yang dikelola UK. Petra ini diikuti oleh 4 PT, yaitu Untrib, STIKIP Soe, Universitas Kristen Surakarta, dan Universitas Wisnuwardhana Malang.

Beberapa agenda yang telah dilakukan dalam kerjasama ini diantaranya Koordinasi kegiatan program asuh di Surabaya, Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di STIKIP Soe, Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) di UNTRIB Kalabahi dan Lokakarya Audit Mutu Internal (AMI) berbasis Teknologi Informasi (di UK.Petra Surabaya). (*pepenk)



TAG