Ratusan Penyandang Disabilitas Dapat Alat Bantu Gratis Dari Pemkot Kupang


Foto : Wali Kota Kupang  Penyerahan Alat Bantu Kepada Penyandang Disabilitas Oleh Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore

Foto : Wali Kota Kupang Penyerahan Alat Bantu Kepada Penyandang Disabilitas Oleh Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Sebanyak 107 orang penyandang Disabilitas dapat alat bantu secara gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Kamis 20 Juni 2019, sekira pukul 09.00 wita di Lantai l Balai Kota Kupang.

Sesuai data dari Dinas Sosial Kota Kupang 107 yang dapat alat bantu gratis dari Pemkot Kupang terdiri dari Kursi Roda untuk orang dewasa sebanyak 27 unit, Kursi Roda untuk anak – anak 5 unit, Kursi Roda Multiguna 5 unit, alat bantu dengar 50 unit, tongkat kaki empat (cakar) 10 unit, Kruk Ketiak 5 unit dan Tongkat Netral 5 unit.

Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore dalam sambutanya pada kegiatan tersebut dia mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang sangat peduli terhadap Penyandang Disabilitas. Menurutnya, apapun alasan itu seluruh kebutuhan Disabilitas harus dipenuhi. “Pemerintah Kota Kupang sangat peduli dan punya perhatian khusus terhadap Penyandang Disabilitas,” kata Jefrri.

Dia mengatakan, Pemkot Kupang berencana untuk berjuang sungguh untuk membantu para Disabilitas di Kota Kupang. “Saya minta kepada ibu Kepala Dinas Sosial agar semua kebutuhan Disabilitas di Kota Kupang harus dipenuhi. Siapapun dia harus di penuhi. Apapun alasannya tidak boleh tidak. Kita bisa tutup mata karena para Disabilitas ini adalah bagian dari kita,” pungkas Jeffri.

Pemkot Kupang saat ini, lanjut Jeffri ingin mengugah hati Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang agar bisa  membuat satu Peraturan Daerah (Perda) untuk Dusabilitas. “Perda Disabilitas ini supaya Pemkot Kupang bisa membantu dan melayani Disabilitas dengan sungguh – sungguh. Jadi kalau ada hal – hal terkait dengan kebutuhan Disabilitas yang harus dibantu oleh pemerintah tidak perlu ragu lagi. Jagan nanti pergantian Wali Kota hak Disabilitas bisa hilang. Oleh karena itu Pemkot Kupang harus memiliki satu landasan hukum yang agar Penyandang Disabilitas di Kota Kupang ini tersus diperhatikan dan tidak takut dengan adanya pergantiam Wali Kota,” jelas Jeffri.

Dia menilai selama ini Pemkot Kupang sangat tertutup atau tidak memiliki perhasian yang serius terhadap fasilitas – fasilitas Disabilitas Di Kota Kupang. “Mohon maaf saya juga lama di Jepang, di Amerika juga begitu. Jadi saya sangat tau fasilitas – fasilitas untuk Disabilitas. Disana itu kalau disetiap restoran – restoran itu tidak memiliki fasilitas Disabilitas pasti ditutup. Dan pemiliknya bisa dihukum,” papar Mantan Anggota DPR RI itu.

Selain itu juga, tambah dia Pemkot Kuoang juga harus memiliki perhatian khusus terhadap anak yatim piatu. “Bagai mana kebutuhan mereka secara sungguh – sungguh dan harus dipenuhi. Jadi kita tidak hanya bicara soal pembangunan – pembangunan saja yang ada di kota ini. Tapi mereka yang lebih membutuhkan bantuan – bantuan kita dilupakan begitu saja,”tegas Jeffri. (*hayer)