Taman Patung Tirosa Butuh Tambah Anggaran


Foto : Wali Kota Kupang, Jeffri Riwu Kore

Foto : Wali Kota Kupang, Jeffri Riwu Kore

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Sesuai rencana keseluruhan yang ada pada masterplan, pekerjaan pembagunan Taman Patung Tirosa (Segman V) RTBL di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut belum selesai. Sebab, pekerjaan mega proyek yang digadang – gadang bisa menjadi ikon Kota Kupang itu masih banyak kekurangan. Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) masih membutukan tambahan anggaran untuk bisa memperindah taman tersebut.

Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore mengungkapkan, pekerjaan Pembagunan Taman Tirosa (Segman V) RTBL di tahun 2018 senilai Rp. 7. 819. 485. 000,- yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) itu telah rampung. Namun, taman tersebut masih membutuhkan tambahan anggaran untuk dilakukan pekerjaan pemasangan air mancur dan lampu penerangan di area taman. Menurutnya, pekerjaan air mancur tidak termasuk dalam anggaran senilai Rp 7 miliar lebih itu. “Air mancur itu hanya bagian kecil dari program,” kata Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore kepada wartawan, Rabu 19 Juni 2019 usai kegiatan penyerahan bantuan pakian seragam kepada pelajar TK, SD dan SMP di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang.

Dia mengatakan, untuk pekerjaan pemasangan air mancur dan lampu di taman Tirosa itu butuh anggaran sendiri. Namun, untuk mendapatkan dana tersebut Pemkot Kupang akan minta bantuan dari pihak CSR, yaitu Bank NTT atau Bank Arta Graha. “Kemungkinan dana untuk air mancur ini kita tidak menggunakan APBD Kota Kupang sehingga tidak lagi minta persetujuan dari Dewan tapi dapat dari CSR,” ungkap Jeffri.

Dia menjelaskan, untuk keseluruhan agar Taman Tirosa tersebut bisa menjadi baik Pemkot Kupang berencana melakukan pemasangan air mancur, lampu hias dan penerangan jalan di sekitar area taman. “Jadi Taman Tirosa ini ditanya belum selesai, iya benar belum selesai sehingga masih gelap. Air mancur, penerangan jalan dan lampu hias ini merupakan bagian keseluruhan dari Taman Tirosa ini yang ada dalam masterplan itu,” papar Jeffri. (*hayer)