Gubernur Minta Pemuda Muhammadiyah NTT Jadi Lokomotif Penjaga kebhinekatunggalikaan


ZONALINENEWS-KUPANG,- Gubernur NTT meminta agar Pemuda Muhammaduyah NTT menjadi Pemuda yang produktif, dan mampu menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin baik di daerah ini.

”Pemuda Muhammadiyah harus menjadi lokomotif menjaga kebhinekatunggalikaan baik dalam praktek keorganisasian maupun praktek keagamaan, jadilah pemuda yang nasionalis dan pancasilais, ” demikian sambutannya Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat yang dibacakan oleh Plt . Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi NTT, Hildegardis Bria Seran pada acara Pembukaan Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur, Jumat 19 Juli 2019 di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang pukul 19.30 wita.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTT Musta’in dalam sambutannya berpesan, agar Pemuda Muhammadiyah dengan segala potensi yang dimilikinya harus terus maksimal dan optimis dalam berjuang.

Pada kesempatan yang sama Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dedi Irawan juga berpesan agar Rapimwil benar-benar dilaksanakan berdasarkan regulasi yang ada di Pemuda Muhammadiyah yakni AD/ART, agar regenerasi kepimpinan Pemuda Muhammadiyah NTT berlangsung melalui proses yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan organisasi.

Sementara Ketua PWPM NTT, Amin Tahir, S.PdI pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin yang sempat hadir dalam acara tersebut.

” kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan apresiasi yang tinggi dengan menghadiri undangan acara pembukaan ini, sehingga jalinan kerjasama antara PWPM NTT dan Pemprov NTT akan berjalan semakin baik,” tutur Amin

Amin Tahir juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Rapimwil.

Sementara Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Bidang Organisasi PWPM NTT Ihwan, S.Pd., M.Si menjelaskan kegiatan Rapimwil merupakan tahap awal menuju Musyawarah Wilayah PWPM NTT. Kegiatan ini bertujuan untuk merefleksikan perjalanan PWPM NTT periode 2014-2018 sekaligus membahas persiapan tentang waktu dan tempat pelaksanaan Musyawarah Wilayah ke-8 Pemuda Muhammadiyah NTT Periode 2018 – 2022.

” usulan tempat dan waktu pelaksanaan muswil di forum Rapimwil akan dibahas di rapat pleno PWPM NTT untuk ditetapkan,” tutur Iwan.

Lanjutnya dalam Rapimwil ini pula diadakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PWPM NTT dengan BNN Provisni NTT.

Menurut Ihwan dengan penandatanganan MoU ini Pemuda Muhammadiyah ingin mendeklarasikan diri sebagai icon Pemuda Sehat baik Akal, Jiwa dan Badannya karena Bebas Narkoba.

Pantauan Zonalinenews, Rapimwil tersebut dengan tema ”Peneguhan Gerakan Literasi Organisasi Pemuda Muhammadiyah dalam Membangun NTT”.

Acara Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PWPM NTT, Plt. Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT mewakili Gubernur NTT, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT, 13 Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-NTT, Komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi NTT dan Kota Kupang, Alumni (yang telah purna bhakti) di Pemuda Muhammadiyah NTT dan Kepala Badan Narkotika Nasional Procinsi NTT.

Kegiatan Pembukaan Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur, dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT.(*TIM)