Inspektorat Menilai Kades Perak Keliru Soal Bantuan Rumah Tak Layak Huni


Zonalinenews.com, Manggarai,- Inspektorat Kabupaten Manggarai menilai Kepala Desa Perak keliru soal program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) karena penerima program tersebut belum tepat sasaran.

Sebagian dari 20 keluarga penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tahun 2019 di desa Perak, kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai- NTT, dinilai tidak sepantasnya menerima bantuan itu.

Kepala Inspektorat Kabupaten Manggarai, Leok E P Sripurwati, S.H menilai kepala Desa Perak keliru dalam pendataan untuk penerima bantuan Rumah tidak layak huni tersebut.

“Rumah bantuan tidak layak huni itu kan khusus untuk masyarakat miskin, prinsipnya Rumah Tidak Layak Huni itu khusus masyarakat tidak mampu,” Pungkasnya Rabu 3 Juli 2019

Saat bersamaan, konfirmasi terpisah Camat Cibal, Laurensius Jelamat mengatakan bahwa seharusnya aparatur desa itu tidak boleh menerima bantuan itu .

” menurut saya gaji/upah apartur desa Rp 1 juta lebih sudah cukup dan tidak benar ketika dapat lagi bantuan rumah tidak layak huni tersebut,” jelasnya melalui sambungan telepon.

“Tidak benar itu pak, aparatur desa itu seharusnya tidak boleh dapat, kita malu sebenarnya Pak kalo dapat bantuan diutamakan aparatur Desa, ” tutupnya

Bukan hanya masalah Bantuan Rumah Tidak Layak Huni, masyarakat di Desa tersebut juga mengeluhkan dana BUMDES dan Dana PKK yang telah di anggarkan.

Pasalnya, Sudah tahun terakhir masa kepemimpinan Kades di Desa Perak tersebut, BUMDES dan Dana PKK tak perna di salurkan kepada masyarakat di desa tersebut.

Menanggapi persoalan BUMDES dan Dana PKK kepala Inspektorat Manggarai mengatakan, pihaknyabbelum melakukan pemeriksaan sehingga sampai saat ini juga belum mengetahui kondisinya seperti itu.

“Kalo memang ditemukan yang seperti itu dan datanya ada, dilaporkan data kepada Bupati. Nanti Bupati yang perintakan kami untuk melakukan pemeriksaan secara khusus,” Pungkasnya di ruangan kerja. (*Engkos Pahing)