Kejari Ende Resmi Tahan Kepala Desa Mole dan Anaknya


Zonalinenews.com – Ende -Kepala Desa Mole dan seorang anaknya harus menikmati jeruji besi setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Negeri Ende.

Kasi Intel kejaksaan Negeri Ende Abdon.C Tho kepada zonalinenews.com ,Kamis 11 Juli 2019 mengatakan, pihak kejaksaan menerima pelimpahan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dari Kepolisian Resort Ende.

“para tersangka berjumlah dua orang yaitu tersangka A dan L. Masrun Ambry alias Nana (59) dan tersangka II Ardian Ambry alias Nino (23). Kedua tersangka berstatus Ayah dan anak,” bebernya.

Lebih lanjut Abdon. C Tho memaparkan, tersangka merupakan Kepala Desa Mole, Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Bendahara Desa Mole yang diduga kuat telah melakukan korupsi terhadap dana APBDes Desa Mole tahun 2015.

Dikatakannya seusai menerima para tersangka, kemudian langsung dibawa menuju Kota Kupang dengan mengunakan Pesawat Trans Nusa dan akan ditahan di Rutan Kota Kupang selama 20 hari kedepan terhitung sejak kemarin.

Abdon juga menambahkan, dalam pengelolaan Dana Desa, para tersangka tidak melaksanakan kegiatan pembangunan yang telah dianggarkan. Selain itu juga para tersangka diduga telah menggelapkan dana insentif milik para Ketua RT dan RW di Desa Mole. Akibat Perbuatan para tersangka telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 235.265.000.

” perbuatan kedua tersangka melanggar Pasal 2, Pasal 3 jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ungkanya.

Dalam kesempatan itu pihak Kejaksaan Negeri Ende juga menghimbau kepada seluruh kepala desa dan perangkatnya yang ada di Kabupaten Ende untuk mengelola dana desa sesuai perencanaan trasparansi serta menjauhi tindakan yang menguntungkan diri sendiri dan keluarga sehingga tidak terjadi korupsi,” harap Kasi Intel Kejaksaan Ende Abdon C.Tho(*Nasan Kua)