KNPI NTT Menolak Ajakan Dirut Bank Bertemu di Restaurant


Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi (Foto Suaraflobamora.com

Zonalinenews- Kupang,-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTT menolak ajakan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT untuk melakukan pertemuan di salah satu Restaurant di Kota Kupang. Namun ajakan itu menurut Dirut sebagi bentuk penghargaan kepada KNPI dalam rangka membangun kemitraan.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai satu-satunya wadah berhimpun seluruh organisasi kepemudaan, menunjukan sikap yang jelas dengan tegas menolak tawaran Dirut Bank NTT untuk bertemu di salah satu restaurant ternama di Kota Kupang.

Hal ini dibenarkan Hermanus Thomas Boki – Ketua KNPI NTT 2 Periode ini, ketika dimintai keterangannya oleh Zonalinenews.com Kamis, 11 Juli 2019 di kediamannya, Jalan Timor Raya RT. 003 RW. 001 Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Heri Boki mengatakan secara resmi organisasi, KNPI NTT menyurati Dirut Bank NTT, berdasarkan Surat Nomor : 513.B/KNPI NTT/VII/2019 dengan perihal Audience tanggal 2 Juli 2019 yang lalu. Dalam surat tersebut, permohonan Audience dijadwalkan pada hari Jumat, 5 Juli 2019 Jam 10.00 Wita bertempat di Bank NTT, tempat Dirut Bank NTT berkantor. Namun pertemuan tersebut tertunda, diakibatkan adanya agenda penting lainnya dari Dirut yang sudah terjadwalkan yaitu rapat direksi dan pengurus Bank NTT.

” Bagi saya dan teman-teman (KNPI NTT), penundaan tersebut tidak masalah, pada prinsipnya sangat dipahami. Karena itu, KNPI NTT menunggu informasi dan konfirmasi lebih lanjut dari pihak Bank NTT terkait permohonan KNPI dan tertundanya pertemuan dimaksud, kapan (hari apa dan jam berapa) pertemuan bersama KNPI NTT dan Dirut Bank NTT dapat terlaksana. Bahwasanya, KNPI NTT menyesuaikan waktu dengan segala kesibukan dan tanggung jawab Dirut Bank NTT,” tuturnya.

Lebih lanjut Boki mengatakan, menjadi kurang elok, ketika permohonan resmi yang disampaikan KNPI NTT, berujung pada permintaan dan atau tawaran yang disampaikan oleh Sekretaris Dirut Bank NTT, Ibu Selfia Fini per telpon kepada salah satu Pengurus KNPI NTT Hilarius Surya.

” Pak Dirut meminta pertemuan dengan KNPI NTT di salah satu rumah makan ternama di Kota Kupang,” tutur Boki.

Atas permintaan dan tawaran itu, kata Hermanus Boki setelah dikonfirmasi oleh Hilarius Surya dan meminta petunjuk lebih lanjut, dengan tegas Hermanus mengatakan tidak bisa, harus ditolak.

” Sederhana sekali alasannya, untuk apa Bank NTT memiliki gedung bertingkat yang sangat megah dan di bangun dengan uang rakyat miliyaran rupiah, kalau untuk pertemuan dengan Dirut sebagai Pimpinan tertinggi Bank NTT harus dilaksanakan di restaurant dan bukan di Kantor Bank NTT. Tidak bisa seperti itu. Wajah Bank NTT di Kantor bukan di Restaurant mewah sekalipun,” kesal Heri Boki.

Menanggapi penolakan KNPI NTT, Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi ketika dimintai Konfermasinya Jumat 12 Juli 2019 pukul 07.56 per telpon menjelaskan mengajak pertemuan dengan KNPI di salah satu restaurant merupakan suatu bentuk penghargaan kepada KNPI NTT dalam upaya membangun kemitraan yang baik.

” jangan sampai ini dinarasikan sebagai sesuatu yang terkesan di dramatisir atau sesuatu hal yang luar biasa. Sebagai pebisnis wajar bila pihaknya mengajak KNPI pada pertemuan tersebut. Dan itu sah-sah saja dalam rangka membangun kemitraan,” ucap Izhak Eduard Rihi.

Menurutnya jangan membuat suatu blok dengan hal itu karena pada prinsipnya bank NTT selalu terbuka dan welcome.

” Bangun komunikasi dengan semua pihak adalah bentuk kemitraan yang dibangun bank NTT,” bebernya. (*tim)