Koopsus TNI Resmi Dibentuk, Selamatkan Kepentingan Nasional


Zonalinenews-Jakarta,- Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI resmi ditandatangi oleh Presiden RI, Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 10 Tahun 2010 tentang Sususan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. Perpres tersebut ditandatangani dan mulai berlaku sejak 3 Juli 2019.

Perpres ini merupakan dasar perubahan susunan Markas Besar TNI dan pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI yang berasal dari matra darat, laut, dan udara.

Koopssus TNI bertugas untuk menyelenggarakan operasi khusus dan memberikan dukungan dalam operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi.

“Guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI,” dikutip dari situs seskab.go.id, Kamis 18 Juli 2019

Koopsus TNI dipimpin oleh Komandan Koopssus TNI dengan pangkat bintang dua. Sementara Wakil Dankoopsus dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang satu.

Adapun kedudukan Dankoopssus TNI berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Panglima TNI. Dankoopssus juga dibantu oleh Wadankoopssus. Sementara dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Dankoopssus berkoordinasi dengan Kasum TNI.

Dalam Perpres 42/2019 itu juga disebutkan soal Komando Operasi TNI. Susunannya terdiri dari Komando Pertahanan Udara Nasional; Komando Gabungan Wilayah Pertahanan; Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat; Komando Pasukan Khusus; Komando Daerah Militer; Komando Armada; Komando Lintas Laut Militer; dan Komando Operasional TNI Angkatan Udara.
Sementara Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengajukan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR.

“Koopsus TNI itu Rp1,5 triliun, terdiri untuk pembangunan sarana dan prasarana, pemilihan material khusus, senjata dan perlengkapan lainnya,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (5/9). (Dikutip dari CNN Indonesia)

Koopsus merupakan gabungan pasukan elite dari tiga matra TNI yaitu Sat-81 milik TNI Angkatan Darat, Satbravo-90 dari TNI Angkatan Udara, dan Denjaka dari TNI Angkatan Laut untuk mengatasi aksi-aksi terorisme. Tim ini dibentuk Panglima TNI Moeldoko pada 2015 sebelum nonaktif.

Pasukan terdiri dari 90 orang yang akan bertugas dalam status operasi. Jika dibutuhkan tim dapat langsung diterjunkan. ” Tim ini bertugas sebagai penindak,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (dikutip dari TEMPO.CO) Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019. (*Sumber seskab.go.id, CNN Indonesia, TEMPO.CO/Editor Rusydi Saleh Maga ) Sumber Foto : Istemewa (Rabanas.com)