Sejak Direkrut PT. Bina Karya Welastri, Martina Kelen Belum Diketahui Keberadaannya


Martina Dani Kelen

Zonalinenews.Com, Larantuka-Martina Dani Kelen (32 th), Buruh Migran Indonesia (BMI) asal dari Desa Aransina Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten  Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT), belum diketahui keberadaanya selama 9 tahun oleh keluarga sejak direkrut pertama kali Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT. Bina Karya Welastri tahun 2010 silam.

Karolus Boli Kelen ( 63 th), ayah kandung Martina mengatakan hal tersebut kepada  Zonalinenews.Com Sabtu, 13 Juli 2019 dikediamananya Desa Aransina didampingi Ignasius Sake Kelen saudara misan Martina. 

Ia mengisahkan, seturut penjelasan petugas perwakilan Perusahaan PJTKI yang beralamat di Kelurahan Pohon Sirih-Kabupaten Flores Timur sejatinya Martina direkrut sebagai TKI dengan negara tujuan Malaysia via Larantuka-Kupang-Jakarta.

“Waktu itu, dia bilang (petugas) Martina kerja rumah tangga di Malaysia sebagai TKI. Nanti naik kapal dari Larantuka, Kupang baru ke Jakarta,” sebut Kelen sedih mengenang saat terakhir kali melihat anaknya. 

Semenjak dibawa pergi oleh petugas perusahaan keluar dari desanya, kabar dimana keberadaan ibu beranak satu ini seperti di telan bumi. Hilang begitu saja.

Berbagai upaya untuk mengetahui di mana Martina berada telah dilakukan keluarga.  Baik dengan mendatangi langsung petugas perekrut maupun Dinas Tenaga Kerja setempat. Tetapi mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan. 

“Bulan Januari, kami sudah tanya ke petugas yang merekrut dia suruh kami ke Dinas Sosial. Dari Dinas Sosial, bilang kami tanya ke Dinas Tenaga Kerja. Sampai di sana (Disnaker) mereka bilang nanti kami cek baru kasih kabar. Tetapi sampai sekarang, tidak ada kabar apapun,” tambahnya kesal.

Keluarga berharap campur tangan Pemerintah Kabupaten mengintervensi pihak Perusahaan sehingga bisa mengerahui kabar keberadaan Martina. 

“Pemerintah Kabupaten, Bupati Anton Hadjon bisa panggil petugas perusahaan yang merekrut Martina, tolong kasih tahu secara jujur di mana anak kami berada. Hidup atau mati tolong kasih tahu kami, jangan tertutup. Ayam hilang saja orang cari, masa manusia bisa hilang begitu saja?,” tanya Ignasius Sake Kelen sepupu Martina.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Aransina Lambertus Udin Koten, mengakui Martina Dani Koten adalah warga desanya yang direkrut secara legal oleh PT. Bina Karya Welastri untuk bekerja sebagai BMI di Malaysia namun keberadaanya tidak pernah diketahui keluarga secara jelas.

“Betul dia (Martina) Warga desa saya. Ke Malaysia direkrut Petugas yang mengaku dari PT. Bina Karya Welastri. Dia pergi resmi, ada surat keterangan dari orang tua maupun desa,” terang Koten.

Koten tak menampik, sebagai Kepala Desa memiliki tanggungjawab penuh terhadap warganya. Bersama keluarga, mencari sejumlah informasi ke Petugas Perusahaan maupun Disnaker.

“Januat 2019, saya dampingi keluarga ke Perusahaan bertemu petugas tersebut dan Disnaker. Mereka janji akan fasilitasi perusahaan bertemu dengan kami, tapi sampai sekarang belum ada informasi. Kabar Martina juga tidak jelas ada di mana. Perusahaan harus bertanggungjawab” Tegas Koten..

Zonalinenews.Com, ketika menghubungi Kabid Bina Tenaga Kerja Yohanes Ade Loni Jumat, 19 Juli 2019 menjelaskan pihaknya sudah menerima pengaduan lisan dari keluarga. Menindaklanjuti persoalan tersebut, Dinas Tenaga Kerja telah memanggil dan mengecek Legalitas Petugas maupun Perusahaan untuk diambil keterangannya.

“Petugasnya sudah kami panggil dan BAP. Betul Martina direkrut yang bersangkutan  sebagai TKI dengan negara Tujuan Malaysia. Perusahaanya juga legal. Tetapi soal di mana Martina berada sesuai keterangan yang kami peroleh dari bersangkutan bahwa sbagai petugas lapangan tanggungjawabnya sebatas merekrut hingga mengirim ke tempat penampungan di Jakarta. Selebihnya perusahaan yang paling tahu keberadaan Martina,” Jelas  Loni.

Selain itu, melanjutkan keterangan dari Perekrut bahwa Martina pernah menghubungi perekrut dan mengatakan kalau dirinya berada di Malaysia dan tenga bekerja di Restoran.(*tim)