Terserang Tumor, Wajah Pria Asal Ngajum Hancur Sebagian


Kondisi rumah Mbah Bejo Sumber foto Akun Facebook Arya Anan

ZONALINENEWS-MALANG,-
Mbah Bejo (75), warga Dusun Ngramen, Desa Gendogo Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, karena terserang tumor di wajahnya, hampir dari separuh wajahnya hilang. Dikutip dari akun Facebook bernama Arya Ananta, yang diunggah di grup media sosial Komunitas Peduli Malang Raya, Selasa 16 Juli 2019 lalu, bahwa sakit tumor yang diderita Mbah Bejo sudah hampir 20 (dua puluh) tahun yang lalu. Hingga kini bagian mata, hidung, pipi dan bibirnya sebagian hilang. Karena itu, sehari-hari ia harus memakai masker agar orang tidak takut melihat wajahnya.

Namun meski sudah memakai masker, wajah Mbah Bejo masih nampak jelas bagian mata yang sudah berlubang tidak dapat tertutupi. Sehingga sepintas orang juga bisa tahu kalau wajahnya sebagian hilang.

Sebenarnya, ia sudah pernah berobat ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA). Namun karena jarak yang jauh, dan sudah puluhan kali pulang pergi Gunung Kawi ke RSSA dengan waktu yang ditempuh hampir 2 (dua) jam perjalanan, serta menunggu jadwal operasi yanh sudah hampir 2 (dua) tahun belum ada kejelasannya, hal itu membuat ia putus asa.

Disamping jarak yang jauh, biaya yang sudah ia keluarkan juga sudah lumayan banyak, karena ia naik ojek saat pergi ke Rumah Sakit. Sebab tidak setiap hari ia punya uang. Untuk makan saja sangat bergantung kepada pemberian anak dan cucunya dari hasil jual tempura.

Akhirnya ia hanya bisa pasrah dengan keadaanya. Dan tumor yang di wajahnya kian hari kian menggerogoti wajahnya.
Dengan sakit yang dideritanya, Mbah Bejo hidup seorang diri (duda) di sebuah rumah yang dibangun oleh warga sekitar. Karena kondisinya memang tergolong orang tidak mampu.

Jika siang ia ditemani cucunya, sambil berjualan tempura (jajanan). Namun jika malam ia di rumah sendirian, karena cucunya pulang ke rumah orang tuanya, yang merupakan anak Mbah Bejo.
Saat dikonfirmasi melalui telepon, salah satu aktivis sosial Peduli Malang Raya, dan juga pemilik aku media sosial Arya Ananta mengatakan, melalui postingannya itu ia berharap ada uluran tangan dari dermawan maupun pemangku kebijakan yang bisa membantu Mbah Bejo.

“Semoga saja dengan apa yang saya tulis dan saya kirim di media sosial, ada uluran tangan dan do’a yang bisa membantu dan meringankan bebannya Mbah Bejo,” katanya, Rabu 17 Juli 2019.(Sumber: Akun Facebook Arya Ananta
Editor Ilham)