Kasat Reskrim Sebut Barang Bukti KM Sama Indah ” Dipinjam Pakai” Sementara


Zonalinenews-Kupang, Karena Nahkoda KM Sama Indah mengajukan permohonan pinjam pakai maka satuan Reskrim Polres Kupang Kota, Sabtu 10 Agustus 2019 mengembalikan sementara ( Pinjam Pakai ) barang bukti untuk dipergunakan.

Demikian diungkapkan Kapolres kupang Kota Melalui, Kasat Reskrim, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH ketika di Konfermasi Zonalinenews, Senin 12 Agustus 2019 pukul 09.30 wita di Mapolres terkait pengembalian barang Bukti KM Sama Indah.

Ketika ditanya keberadaan barang bukti lain seperti 80 ton beras dan 3 unit truk pengangkut beras, Bobby menjelaskan untuk 80 ton beras dititip sementara di salah satu gudang, sedangkan barang bukti 3 unit truk telah diambil dengan permohonan pinjam pakai, 1 minggu lalu.

” 80 ton beras dititip kembali di salah satu gudang,” ungkap Bobby.

Terkait ijin dan Administrasi 80 ton beras yang diamakan Polres Kupang Kota tersebut menurut Bobby untuk ini pihaknya masih kordinisikan dengan Perindag NTT. Namum pemesanan beras dilakukan dengan cara lisan antara pengusaha dan Bulog NTT yang sebelumnya telah dilakukan pengiriman dan untuk 80 Ton ini, pengiriman kedua.

” Nanti siang kami dapat jawaban dari Perindag,” jelas Booby.

Menurut Bobby, dari hasil penyelidikan serta hasil dari Dinas Perindang akan disampaikan siang ini , sehingga pihaknya akan menyampaikan informasi lengkap terkait penanganan persoalan penahaan 80 ton beras kepada wartawan.

Sementara Satuan Reskrim Polres Kupang Kota , Unit Tindak Pindana Tertentu (Tipeter ) Sabtu 9 Juli 2019 siang mengembalikan barang bukti berupa 1 unit Kapal Motor ( KM ) Sama Indah. Pegembalian barang bukti itu dilakukan dengan penandatanganan surat pengembalian barang Bukti dengan nomor surat : SPBB/82c / VIII/2019 /Reskrim tanggal 10 Agustus 2019.

Surat tersebut ditandatangani oleh saksi dari Polres Kupang Kota , Masria. M. dan Yohanis D Ripaltsius serta dan Kapten KM Sama Indah, Dalein W.

Sebelumnya Polres Kupang Kota, Kamis 25 Juli 2019 mengamankan 70 ton beras tanpa merk dan 10 ton bermerk yang didatangkan dari Sulawesi dengan menggunakan KM Sama Indah.(*tim)