KEMBALINYA MAXI LIAN, SANG DERMAWAN DEMOKRAT TTS DI RUANG DEWAN


Zonalinenews-TTS,- Pernah menjabat sebagai Anggota DPRD TTS Periode 2009_2014, dan kemudia tidak terpilih kembali pada periode 2014_2019. Bagi Maxi Lian yang sering disapa Cungka adalah pelajaran berharga yang kemudian memotifasi dirinya untuk meyakinkan masyarakat dapil lima meliputi kecamatan Kuanfatu, Aban Selatan, Kualin, Kolbano dan kecamatan Noebeba. Bahwa dirinya yang oleh masyarakat selalu dipanggil sebagai dermawan partai Demokrat TTS.

Oleh masyarakat merasa layak untuk dipilih sehingga dapat menyambung lidah dan suara rakyat diruang rakyat periode 2019_2024. Dan terbukti apa yang disampaikannya diterima secara baik dan dipilih oleh masyarakat dapil lima sebagai salah satu Anggota DPRD TTS dari delapan orang dari dapil lima yang siap dilantik hari ini senin tanggal 19 Agustus 2019.

Cungka menyampaikan bahwa dirinya pada proses pemilihan beberapa waktu lalu, sepenuhnya ia serahkan kepada masyarakat untuk menentukan. Sehingga dirinya tidak menggunakan baliho saat berkampanye, namun atas dorongan kuat masyarakat dan usaha kerja sama yang solid dan kedekatannya dengan masyarakat, maka oleh masyarakat sendiri yang berinisiatif mensosialisasikan dirinya.

Diakui oleh Cunka bahwa sebagai seorang caleg kala itu dirinya telah siap menerima apapun hasilnya. Dan secara pribadi, dirinya telah siap jauh jauh hari dengan strategi politik Partai Demokrat sebagai partai pengusung dirinya dengan mengutamakan komunikasi yang mengena dan substansial. Shingga bagi dirinya tidak sulit, namun tetap harus menyiapkan daya dukung yang dibutuhkan oleh tim dan masyarakat yang turut serta bersama sama berusaha menyukseskan dirinya dalam melakukan sosialisasi dan Cungka berterimakasih untuk semua baik orang tua, tim dan masyarakat yang telah berusaha maksimal sehingga hari ini dirinya akan dilantik sebagai Anggota DPRD TTS untuk lima tahun mendatang.

Cungka berkomitmen untuk memperjuangkan apa yang telah menjadi keluhan masyarakat dapil lima selama dirinya berada di ruang dewan dengan membangun kerjasama demi pelayanan yang mengena pada pa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga fungsi kontrol akan selalu dijalankan agar bersama sama saling mengingatkan sehingga jangan ada istilah ” masyarakat butuh air dan minta air dikasih biscuit”. Namun harus benar benar program yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat tutur cungka.

“Bekerja tulus dan ikhlas serta bernurani dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan” adalah sebuah motto yang selalu dipegang teguh oleh Cungka.

Bahwa sebagai manusia, tentunya tidak ada yang sempurna. Namun biarlah apa yang sudah terjadi dan pengalaman masa lalu biarlah berlalu, dan tidak penting untuk melihat kebelakang namun pandanglah kedepan akan suatu harapan perubahan masyarakat dengan selalu meliha mereka yang ada dibawah atau atau masyarakat sebagai pemberi mandat harus senantiasa kita hadir dan bersama sama berjuang demi perubahan masyarakat TTS terkhususnya yang ada didapil lima tutur Cunka.

Bapak Simon Petrus Wijaya dan Bpk. Menge Dominikus masyarakat kuanfatu, mengutarakan bahwa kami menitipkan bapak Maxi Lian di ruang dewan agar sekiranya dapat membantu memperjuangkan apa apa yang kami butuhkan terutama jalan Kuanfatu ke Oebaki sehingga dapat memvanfun jaringan dan kerjasama dengan eksekutif untuk dapat merealisasikan mimpi kami selama ini.

Ungkapan seorang ayah yang menjadi harapan dan dukungan bagi Cunka, agar selalu Takut akan Tuhan dan harus menjadi contoh dan teladan baik bagi teman teman dewan dan terutama masyarakat. Dan selalu meluangkan waktu untuk selalu hadir dan membangun komunikasi rutin dengan masyarakat untuk tahu apa yang dibutuhkan masyarakat dan diperjuangkan diruang dewan. Tutur Bpk. Demitrius M. Lian, ayah kandung Maxi Lian.(*elly)

q