LP2M Gandeng LKBH FH Undana Bentuk Pos Bantuan Hukum di Desa


Zonalinenews-Kupang,- Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana), gandeng lembaga konsultasi dan bantuan hukum fakultas hukum (LKBH FH) Undana, bentuk Pos Bantuan Hukum di pelosok Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan press release yang diterima Zonalinenews, Kegiatan itu diberi nama program kemitraan masyarakat (PKM), dengan judul, peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam memahami sengketa hak milik atas tanah, melalui pemanfaatan lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) fakultas hukum.

Kegiatan itu diselenggarakan di Aula Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang Rabu, 26 Juni 2019. Tujuan kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk implementasi dari Tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian Kepada masyarakat.

Menurut Ketua Panitia PKM, Husni Kusuma Dinata, SH.,MH. Kegiatan itu dilatar belakangi oleh keresahan Tim PKM LP2M akan kondisi kesadaran hukum di masyarakat.

Beberapa poin yang menjadi dasar pijak dilaksanakannya kegiatan itu, adalah:
1. Kurangnya pemahaman masyarakat akan hukum, terkhususnya yang berkaitan dengan hak milik atas tanah, sengketa dan juga penyelesaian sengketa hak milik atas tanah.

2. Rendahnya tingkat kesadaran hukum masyarakat untuk mencegah dan menyelesaikan sengketa hak milik atas tanah yang terjadi dalam masyarakat.

3. Faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh kuat dalam masyarakat seperti budaya, adat istiadat dan hubungan kekeluargaan juga menjadikan masyarakat seolah-olah mendiamkan persoalan atau sengketa hak milik atas tanah yang dialaminya.

4. Ketidaktahuan masyarakat akan cara atau proses pengaduan yang harus dilakukan jika seseorang terkena persoalan hukum, terkhususnya berkaitan dengan sengketa hak milik atas tanah.

5. Tidak adanya lembaga atau pos pengaduan kasus-kasus hukum yang ada di Desa Kuaklalo untuk membantu masyarakat dalam memberikan pencerahan-pencerahan atau pengetahuan hukum untuk menangani masalah yang dihadapi.

Berdasarkan kelima poin itu, lanjut Husni, maka tim PKM LP2M, melakukan kegiatan Penyuluhan hukum untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam memahami sengketa hak milik atas tanah, yang dilakukan dengan menggandeng lembaga konsultasi dan bantuan hukum fakultas hukum Undana.

Darius Antonius Kian, SH.,M.H. Seorang anggota panitia, dalam kegiatan itu berharap, ada dampak luar biasa pada peningkatan kesadaran hukum masyarakat di Desa Kuaklalo, dalam memahami sengketa hak milik atas tanah, dan dapat meminimalisir terjadinya berbagai sengketa tanah yang terjadi.

Yairus Mau, Kepala Desa Kuaklalo,  dalam sekapur sirih, mengatakan, apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan penyampaian materi oleh Tim PKM LP2M, “Mewakili semua aparat Desa dan masyarakat Kami apresiasi kehadiran undana di Desa ini. Terima kasih” Jelas Yairus dalam presses rilis yang diterima reporter.

Informasi yang dihimpun Zonalinenews, Kegiatan PKM itu menghasilkan output yakni:

1. Membentuk pos bantuan hukum LKBH FH Undana di Desa Kuaklalo, yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara LKBH FH Undana yang diwakili oleh Sekretaris Eksekutif Dr. Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban, SH., M.Hum. dan Kepala Desa Kuaklalo Yairus Mau.

2. Adanya keinginan masyarakat dan aparat Desa Kuaklalo untuk saling memberitahukan, dan mengingatkan sesama masyarakat tentang pos bantuan hukum LKBH FH Undana sebagai wadah pengaduan hukum, dan konsultasi masalah hukum.(*Erson)