Pembangunan Mangkrak, Wabup Kupang Mohon Kejati Turun Tangan


Zonalinenews.Com – Soliu,- Kondisi fisik pekerjaan Bangunan Puskesmas Soliu menjadi salah satu bagian kecil saksi bisu atas buruk dan carut marutnya pembangunan di Kabupaten Kupang, khususnya di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten kupang – NTT.

Dipantau Oleh media ini, Sidak yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe pada hari kamis sore 8 Agustus 2019 belum lama ini pada salah satu bangunan Puskesmas di Desa Soliu Kecamatan Amfoang Barat Laut ditemukan kondisi bangunan puskesmas belum selesai dikerjakan (Mangkrak) dan terkesan dibiarkan Kontraktor Pelaksana PT.Prima Anugerah yang saat ini belum diketahui keberadaannya tetapi yang pastinya proyek Pembangunan Puskesmas Soliu tersebut pada hasil sidak Wakil Bupati Kupang dapat di diperkirakankan nilai proyek yang memghabiskan anggaran miliaran rupiah dari kas DAK Afirmasi tahun anggaran 2018.

Meskipun Jumlah Anggaran Miliaran Rupiah dan sangat Fantastik namun sampai saat ini pihak penegak hukum belum sigap untuk meningkatkan Status Puskesmas soliu yang mangrak itu menjadi Target Operasi Sidik Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Meskipun demikian Wakil Bupati Kupang ditemui pada Sidak pada Tempat Kejadian Puskesmas Mangkrak mengatakan akan meminta dengan hormat kepada Kejati agar turun tangan untuk mengaudit dan menyelediki ada atau tidaknya dampak hukum dalam Pembagunan Puskesmas Soliu yang Mangkrak tersebut.

” Saya akan segera memohon dengan hormat kepada pihak Kejati NTT agar secepatnya menyelidiki Tempat Kejadian Pembangunan yang kondisinya Mangkrak ini, Ini adalah tanggungjawab bersama karena jika kejadian seperti ini dibiarkan terus tanpa diaudit dan bahkan tidak ditegakan oleh penegak hukum maka kemudian ketidakadilan yang merugikan warga kabupaten kupang akan merajalela di Kabupaten Kupang”. Tegasnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga akan meminta Inspektorat untuk meneliti kembali aliran Dana Alokasi Khusus Afirmasi tahun 2018 secara khusus anggaran bagi pembangunan sejumlah puskesmas di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Kupang yang bernasib sama.

“Saya meminta Inspektorat untuk segera meneliti kembali lembaran Dana Alokasi Khusus tahun 2018, bukan hanya Puskesmas Soliu saja tapi sebagian Pembangunan Puskesmas yang bernasib sama”. Tandasnya.(*Paulino)