Penandatanganan MOU Batal, Bupati TTS Pergi Tinggalkan Investor Garam


ZONALINENEWS-TTS,- “Silahkan negosiasi ulang” sepenggal kalimat yang diungkapkan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Eugusem Tahun akhirnya pergi meninggalkan investor garam PT. Tamaris Garam Nusantara, pada acara penyerahan tanah selauas 1.382 hektar yang belokasi di dua desa yakni desa Tuafanu dan desa Toineke Kecamatan Kualin.

Selain Bupati Tahun, turut hadir pada acara penandatanganan kerja sama antara PT. Tamaris Garam Nusantara dan lembaga adat atau LAD dua desa tersebut pada Senin 26 Agustus 2019. Antara lain pimpinan OPD, Kepala kantor Pertanahan TTS Kepala Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) Musa Benu, dinas PPTSP Propinsi, Camat Kualin serta masyarakat pemilik lahan dari dua desa dan undangan.

Hujan interupsi mewarnai acara tersebut setelah pembacaan perjanjian kerja sama, silih berganti interupsi masyarakat dan ahli waris serta anggota Pospera TTS yang turut hadir yakni Yerim Fallo dan Ferdi Kase. Meskipun telah mendapat penjelasan dari Bupati TTS maupun kepala dinas PPTSP TTS serta Kepala Kantor Pertanahan TTS.

Pada intinya masyarakat menuntut agar perjanjian kerja sama harus melibatkan notaris dan bukan dibawah tangan serta jaminan hak guna usaha (HGU) dapat dikembalikan kepada masyarakat pemilik lahan setelah usai jangka waktu sesuai kesepakatan sehingga masyarakat menolak apabila HGU kemudian menjadi tanah negara, 1
ungkap Ferdi Kase dari Pospera TTS.

Ferdi menyampaikan bahwa pihaknya mendorong agar adanya investasi, akan tetapi wajib investasi yang pro rakyat bukan alasan investasi kemudian masyarakat harus dikorbankan. “Nah sistim prosestase pembagian juga terlalu kecil yakni hanya 5 % selama jangka waktu 30 tahun,” tuturnya.

Pantauan Zonakinenews situasi semakin tidak menentu dan tak pasti untuk dilakukannya penandatanganan, maka Bupati TTS, Eugusem Tahun pergi meninggalkan acara tersebut. Dan negosiasi ulang dilakukan yang dipandu oleh kadis PPTSP TTS, Musa Benu.(*Elli)