Warga Raknamo Dapat Bantuan Tandon Air Dari Bank Muamalat


Foto : Corporate Secretary Bank Muamalat Hayunaji Saat Serahkan Bantuan Tandon Air Kepada Warga Raknamo

ZONALINENEWS.COM – OELAMASI, Sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) warga di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat bantuan tandon air dari Bank Muamalat Indonesia Tbk melalui Dompet Dhuafa, Kamis 15 Agustus 2019.

Corporate Secretary Bank Muamalat Hayunaji kepada wartawan dia mengungkapkan, bantuan tandon air tersebut merupakan bentuk perhatian Bank Muamalat terhadap warga Raknamo ketika musim hujan tiba. Menurutnya, kesulitan memperoleh air bersih bagi warga Raknamo adalah masalah yang serius selama ini. "Saat musim hujan mereka menampung air di drum bekas aspal. Sedangkan jika musim kemarau sumber air bersih sulit dijangkau, “kata Hayunaji disela – sela kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, berangkat dari kondisi tersebut, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dan Dompet Dhuafa berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa fasilitas penampungan air bersih bagi warga Raknamo. “Sebanyak 18 KK telah diberikan tangki berkapasitas 550 liter beserta filter pembersih air,” ungkap Hayunaji.

Bantuan yang diberikan tersebut, lanjut Hayunaji adalah solusi bagi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar dan juga meningkatkan kualitas kesehatan mereka. Pasalnya, drum penampungan yang selama ini digunakan dalam kondisi berkarat dan tanpa penutup. Dengan tangki baru ini air yang tersimpan dijamin lebih bersih. “Kami senang sekali bisa memberikan kontribusi bagi masalah kesulitan air bersih di Desa Raknamo. Apalagi momentumnya pas menjelang peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus. Semoga ini dapat dikenang oleh masyarakat karena telah merdeka dari masalah kesulitan air bersih,” katanya.

Selain itu menurut dia program ini juga sejalan dengan kampanye #AyoHijrah yang dicanangkan Bank Muamalat. Dimana Bank Muamalat ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. Sebab hijrah bukan hanya tentang ibadah saja tetapi juga secara keseluruhan termasuk di dalamnya aspek kesehatan. “Kajian program ini telah dimulai sejak bulan Februari 2019. Warga penerima manfaat juga dilibatkan secara langsung dalam perakitan tangki dan filter. Dengan demikian diharapkan warga bisa memahami cara kerja alat dan cara perawatannya. Adapun bahan filter air yang digunakan antara lain batu bata bekas, karbon aktif, busa dakron dan batu zeolite,” papar Hayunaji.

Sementara itu salah satu penerima bantuan, Mansur Rohmatan, mengatakan bahwa mereka sangat bersyukur dengan adanya program ini. Karena selama ini jika musim kemarau tiba mereka harus mencari sumber air di danau yang jaraknya sekitar 15 kilometer. “Bahkan tidak jarang kami harus berebut air bersih dengan binatang. Tapi berkat bantuan dari Bank Muamalat dan Dompet Dhuafa sekarang tidak perlu susah-susah lagi mendapatkan air bersih,” ujarnya. (*hayer)