Dua Bocah Kembar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dalam Mes


Foto : Kedua Bocah Korban Pembunuhan

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Dua Bocah  kembar  (5) tahun masing – masing Angga Masus dan Anggi Masus bersama ibu kandung Dewi Regina Ano ditemukan bersimbah darah dalam mes milik Hotel Ima di Rt 09/ Rw 003 Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) , Kamis 5 September 2019, sekira pukul 17.30 wita.

Dari pantauan zonalinenews.com kedua bali kembar tersebut meningal karena beberapa luka bacokan di bagian kepala langsung dibawa ke Ruang Jenazah Rumah Sakit Bayangkara (RSB) Kupang Sedangkan ibu korban yang belum meningal terdapat beberapa luka bacokan di bagian leher dan perut dilarikan ke RSUD S. K. Lerik Kota Kupang untuk mendapat penanganan medis.

Menurut ayah kandung kedua bocah, Obir Masus, ketika dirinya pulang dari tempat kerja sekira pukul 27.30 wita, dia melihat pintu rumah tertutup. Ketika pintu itu diketuk olehnya, sang istri tak kunjung membuka pintu tersebut. "Lalu adik saya datang dan menetuk pintu rumah sambil memanggil nama istri saya, tapi tidak ada jawaban dari istri saya. Menjelang kurang lebih satu jam menjelang masuk sholat magrib persaan saya mulai cemas sehingga saya langsung mendobrak pintu rumah. Ketika pintu itu terbuka saya lihat anak saya sudah bersimbah darah," kata Obir kepada wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis 5 September 2019, sekira pukul 18.30 wita.

Dia mengatakan, ketika dirinya melihat kedua anak tersebut sudah tergeletak dilantai dengan bersimbah darah, dia tidak lagi masuk rumah tapi dia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pengawas proyek tempat dia bekerja. "Selain kedua anak saya, istri saya juga di dalam rumah dengan kadaan yang bersimbah darah juga,” ungkap Obir.

Sementara itu Kapolsek Kelapa Lima AKP. Didik Kurniawan saat ditemui wartawan saat itu juga dia mengatakan, ketiga korban tersebut terdiri dari dua anak dan satu ibu. “Kedua korban meningal balita itu dibawa ke RSB Kupang dan ibu mereka yang belum meningal dibawa ke RSUD. S. K. L. Lerik. "Untuk tersangka pada kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, awal kronologis kejadian tersebut, ketia suami korban pulang kerumah pintu terkunci, lalu pintu tersebut didobrak. Ketika pintu itu didobrak oleh suami korban melihan ada tiga orang tergelatak dengan beraimbah darah. Dengan adanya kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima. “Barang bukti yang kita amankan di TKP itu berupa parang atau kalewang,” papar Didik. (*hayer)