Jual Bahan Peledak di Maumere Warga Sulawesi SY Diancam Hukuman Mati


Zonalinesnews-Kupang,- SY yang berprofesi sebagai nelayan, warga Dusun Mekar Indah Desa Pulau Madu Kecamatan Pasilambena Kabupaten Selayar Propinsi Sulawesi Selatan, diamankan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara ( DITPOLAIRUD) POLDA NTT, Sabtu 31 Agustus 2019 sekira pukul 09.00 WITA, di Jalan Anggrek Kelurahan Madawat Kecamatan Alok Kabupaten SIKKA , NTT tepatanya di parkiran Kantor BRI jalan Pahlawan.

” SY diamankan karena diduga melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan dan membawa bahan peledak ( detenator) ,” demikian diungkapkan Kasi Sidak Subditgakkum Ditpolairud Polda NTT, AKP Andi M Rahmat H. SIK didampingi Staf Bidang Humas Polda NTT Ipda. Viktor Nenotek saat menggelar jumpa pers Kamis 05 September 2019 pukul 09.30 wita di Aula DITPOLAIRUD) POLDA NTT,

Menurut Andi Rahmat, SY menjual 200 batang detonator, dengan harga per bantang 135 – 250 ribu rupiah .

” Motifnya adalah pelaku SY menjual detonator kr masyarakat, sebagai bahan dasar membuat bom ikan dengan memperoleh keuntungan pribadi,” tutur Andi Rahmat.

SY, kata Andi Rahmat ditetapkan sebagai tersangka dan diduga melanggar pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman 20 Tahun penjara dan hukuman mati.

Barang bukti Detonator Menurut, AKP Andi M Rahmat , didapatkan dari “A” di Kota Makasar dan “D” warga Selayar Sulawesi Selatan .

” Saat ini pihaknya masih melakukan proses pengembangan dan sedang berkoordinasi dengan KORPOLAURUS BAHARKAM POLRI dan DITPOLAIRUD POLDA SULSEL,” ungkap Andi Rahmat.

Ia menambahkan, barang bukti yang diamanakan 200 batang, 1 unit HP Nokia dan uang sejumlah satu juta rupiah.(*tim)