Miliki Belasan Ribu KK Miskin, Bupati Flotim Ajukan Proposal Bantuan Ke Kemensos


Penyerahan Proposal Bantuan dari Bupati Flotim ke Dirjen Kemensos

Zonalinenews.Com, Larantuka Kendati Flores Timur tidak termasuk dalam daftar 122 Kabupaten sebagai daerah tertinggal di Indonesia 2015-2019 namun terdapat 14000 kepala keluarga miskin dari total jumlah penduduk 280 ribu jiwa.

Angka tersebut tersebar di Flores daratan, Adonara dan Solor.

Lolosnya Kabupaten Flotim dari Peraturan Presiden (perpres) Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019, pula menyebabkan minimnya bantuan pusat. 

“Pernyataan tidak tertinggal ini, banyak program pusat yang kami tidak dapatkan” Ujar Bupati Antonius Hadjon, di sela-sela kunjungan Dirjen Kemensos RI Penpek Nasarudin dan Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong di Lamakera Flores Timur Rabu, 4 September 2019.

Memajukan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, Hadjon menyerahkan proposal bantuan kepada Dirjen Kemensos. 

Melihat fakta yang ada,  Hadjon berharap Flores Timur senantiasa mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Dirjen serta Ketua Komisi VIII DPR RI.

Sementara pada Pepres 131/2015, satu daerah dinyatakan tertinggal apabila memenehui beberapa kriteria sebagai berikut: 
a. perekonomian masyarakat; 
b. sumber daya manusia; 
c. sarana dan prasarana; 
d. kemampuan keuangan daerah; 
e. aksesibilitas; dan 
f. karakteristik daerah.

Menurut Perpres ini, pemerintah menetapkan daerah tertinggal setiap 5 tahun sekali secara nasional berdasarkan kriteria, indikator, dan sub indikator ketertinggalan daerah. Penetapan daerah tertinggal sebagaimana dimaksud dilakukan berdasarkan usulan menteri dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah. (*Ritha Senak. Editor MR).