3 Orang Meninggal Dunia, Warga Kabupaten Ngada Terancam Rabies


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, Agustinus Naru S.KM.M. Adm.Kes

Zonalinenews, Bajawa – Kehidupan masyarakat Ngada kembali terancam karena mewabahnya penyakit rabies. Tahun 2018 – 2019 Tercacat terjadinya 2.965 kasus yang sudah ditangani Pemerintah Kabupaten Ngada.

Dikonfirmasi media ini diruang kerjanya
( Rabu, 30/ 10/ 2019 ) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, Agustinus Naru, S.KM.M.Adm.Kes mengatakan bahwa Kabupaten Ngada sudah semakin mewabah kasus gigitan anjing hingga menyebabkan tiga ( 3 ) orang meninggal dunia karena terinfeksi penyakit rabies.

“Untuk tahun 2018, tercatat 1.280 kasus gigitan hewan anjing dan tidak ada korban meninggal dunia. Sedangkan tahun 2019, kasus gigitan anjing meningkat yakni 1.685 dan menyebabkan tiga ( 3 ) orang meninggal dunia. Jadi total kasus gigitan anjing untuk tahun 2018 hingga 2019 bulan oktober mencapai 2965 kasus,” ungkap Agustinus Naru.

Meningkatnya kasus gigitan anjing dan mewabahnya penyakit rabies, sehingga Bupati Ngada Drs. Paulus Soliwoa menginstruksikan untuk eliminasi anjing liar berdasarkan surat Bupati Ngada nomor 2 tahun 2019 tentang penanggulangan rabies. Pada point ke tujuh untuk penanggulangan rabies dengan cara di tembak.

Agustinus juga sangat mendukung dengan langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Ngada yakni eliminasi anjing liar atau anjing yang tidak diikat atau di kandangkan oleh pemilik”. (*STIM)