Atasi Krisis Air Bersih Pemkot MOU dengan PT Dain Celicani Cemerlang


Zonalinenews-Kupang;- Persoalan air bersih di Kota Kupang akan bisa diatasi dalam waktu 8 bulan dengan investasi tak terbatas. Demikian diungkapkan Direktur Utama, PT Dain Celicani Cemerlang, David Suryabara pada acara Penandatanganan kesepakatan (MOU) bersama antara Pemerintah Kota Kupang dengan PT Dain Celicani Cemerlang, Selasa 08 Oktober 2019, Pukul 14.15 WITA di Ruang Garuda

” Saya akan menanamkan investasi di Kota Kupang dengan dana tak terbatas. Saya janji 8 bulan air di kota Kupang akan mengalir, ” tutur David mengawali sambutannya di depan Walikota Kupang dan para kepala Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot yang hadir pada acara tersebut.

Sementara itu Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Pak David yang sudah mau bermitra dan bekerjasama dengan pemerintah Kota Kupang.

” Pak David salah satu mitra kita yang akan menanggani persoalan air bersih di Kota Kupang. Air bersih menjadi momok yang berbahaya karena kebutuhan air terbatas pertumbuhan penduduk bertambah,” jelas Jefri Riwu Kore.

Jefri Riwu Kore menambahkan , sebenarnya sumber air di Kota Kupang banyak namun terkendala investor dan dana, dan saat ini keadaan PAD mencapai 175 Millar rupiah.

” Dengan kerjasma ini bisa membantu menanggani air bersih yang sangat sulit di Kota Kupang. Mudah-mudahan tahun depan bisa mengatasi kebutuhan air bersih di Kota Kupang ,” tutur Jefri.

Pantauan Zonalinenews usai memberikan sambutan, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Direktur Utama, PT Dain Celicani Cemerlang, David Suryabara menadatangani MOU disaksikan kepala OPD.

Usai acara tersebut Direktur Utama, PT Dain Celicani Cemerlang, David Suryabara saat diwawancarai wartawan terkait dengan investasi yang tak terbatas menjelaskan bahwa Kota Kupang membutuhkan air bersih 600- 800 RPS sampai di tahun 2030-2035

” Nah dari sekarang kita bangun 200 RPS itu membutuhkan anggaran 75- 100 Milliar, sehingga saya meneargetkan diakhir tahun 2020 sudah bisa terealisasi ,” jelas David.

Lanjutnya untuk sumber mata air yang akan digunakan yaitu sumber mata air Liliba dan sumber mata air Manikin. (*tim)