Direktur PDT Gelar Seminar Pengelolaan Konflik Bagi Para Kepala Desa di Lembata


Zonalinenews-Lembata,- Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Rulepublim Indonesia, Jumat 18 Oktober 2019 di hotel palem Indah kabupaten Lembata, menggelar Seminar Penguatan Pranata Adat Dalam pengelolaan konflik yang rentan bagi para kepala desa dalam mengelola desa.

Krgiatan ini diiukuti oleh para kepala desa se kabupaten Lembata.

Direkur PDT Konflik, Hasrul Edyar kesempatan itu, menjelaskan sesuai peraturan Mentri No 11 Tahun 2019 menyebutkan dana desa dapat di gunakan dalam kegiatan konflik sosial, potensi pengembangan wisata,hidupkan Bumdes.

” Desa juga bisa bentuk Forum Perdamaian Fungsi untuk tempat berusaha, dapat libatkan tokoh agama,tokoh adat,Untuk selesaikan Konflik di desa menantisipasi terjadinya konflik untuk mencari jalan keluar;” tutur Hasrul Edyar.

Sementara itu sambutan Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur,ST,MT yang di sampaikan oleh Asisten II, Kedang Paulus,Spi ,Msi menjelaskan semangat membangun dari pinggiran sebagai salah satu agenda Nawacita, memberikan gambaran bahwa pemerintah sangat serius berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan indonesia yang berbasis pada nilai-nilai keragaman budaya bangsa.

Selanjutnya Bupati, UU No 6 tahun 2014 tentang dana desa menegaskan bahwa pembangunan desa harus selalu mengedepankan kebersamaan dan kegotong royongan untuk mewujudkan perdamaian yang selaras dengan kewenangan hak asal usul pada bidang pembinaan kemasyarakatan desa.

Kondisi yang kita hadapi saat ini di warnai oleh adanya perbedaan-perbedaan baik dalam hal agama,budaya,adat istiadat maupun sikap pada perilaku dari masing-masing individu.

Lanjutnya kegiatan Forum perdamaian yang di laksanakan hari ini sangat penting dalam memeperkokoh semangat kebinekaan untuk menghadapi berbagai macam persoalan dan konflik.

“untuk itu dapat terlibat secara aktif sehingga pada akhirnya dapat merumuskan keputusan yang nantinya akan di formulasikan dalam arah kebijakan dan program kegiatan daerah maupun desa,” tuturnya.

Bupati Lembata mengapresiasi kementrian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi RI yang melaksanakan kegiatan di kabupaten Lembata.

Pantauan Zonalinenews, kegiatan seminar tersebut dihadiri pihak kepolisian, kejaksaan Babinsa, Camat, Kepala desa, Direktur PDT konflik, Asisten II Kedang Paulus, Spi,Msi, Kepala Badan Kesbangpol Silvester Samun,SH.(*Rita Senak).