Komisi C Menentang Wacana Penurun Gaji Tenaga Medis RSUD Larantuka


Zonalinenews-Larantuka, Wacana penurunan upah atau gaji tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Hendrikus Fernandez Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT akhirnya sampai di telinga Ketua Komisi C DPRD Flotim , Ignas Boli Uran, sehingga Selasa, 29 Oktober 2019, Komisi C melakukan kunjungan kerja ke RSUD Larantuka.

Wacana penurunan gaji tenaga medis tersebut sebagai berikut untuk tenaga medis yang berijasah D3 sebelumnya menerima upah per bulan sebesar Rp 1. 600.000,- sedangkan S1 sebesar Rp 1.700.000,- dan diwacanakan akan menerima gaji per bulan sebesar 1.150.000,-

Pada kunjungan itu, Ignas menentang keras wacana penurunan gaji tenaga medis dan menolak keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) Flotim terkait pengurangan upah perawat yang ada di RSUD Larantuka. Pasalnya kinerja tenaga medis dibayar sesuai jenjang pendidikan dan keahlian yang dimiliki.

“kami menolak keputusan Pemda terkait pengurangan upah pada perawat yang ada di RSUD Larantuka,” tuturnya.

Pantaun Zonalinenews usai memantau ruang rawat inap Komisi C berdialog langsung dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Larantuka. Pada kesempatan itu, para Kepala ruangan dari masing-masing bidang membeberkan situasi pekerjaan yang menyangkut pelayanan di RSUD Larantuka dihadapan Ketua Komisi C Ignas Boli Uran dan anggotanya DPRD Flotim yang membidangi Kesehatan, Pendidikan.

Tenaga Medis Keperawatan, Pace Kabelen (PK) dan Fina Rianghepat (FR) pada kesempatan itu saat diwawancarai Zonalinenews menegaskan menolak Gaji diturunkan menjadi Rp 1.150 000-

“Kalau perlu kami aksi mogok kepada pemerintah;” tutur keduanya. (*Rita Senak)