Prof Ir. Fredrik Benu, Nahkoda Sidang Sinode GMIT XXXIV


Zonalinenews-Kupabg;- Sidang akbar Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) ke XXXIV, resmi bergulir, Tahun ini (2019) di dinahkodahi oleh Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D. sebagai ketua panitia.

Persidangan ini (Sinode GMIT), berlangsung di GMIT Paulus Naikoten Klasis Kota Kupang, dari tanggal 15 hingga 22 Oktober 2019, berperan sangat penting bagi pelaksanaan kebijakan dan pelayanan Sinodal.

Semua kebijakan dan keputusan sinodal tentang pelayanan sebagus dan sebaik apapun tidak ada manfaatnya bila tidak dapat diimplementasikan, dan dilaksanakan bagi peningkatan atau pengembangan pelayanan jemaat. Dalam kesadaran inilah, Majelis Sinode GMIT telah menetapkan langkah-langkah strategis untuk menjawab berbagai pergumulan dan permasalahan yang dihadapinya.

Ketua panitia, Prof Ir. Fredrik L. Benu, kepada awak media menyampaikan, panitia adalah mandataris dari majelis sinode. “Kami menjalankan amanah yang diberikan, nanti pertanggunjawaban kepada majelis sinode,” kata ketua Prof Ir. Fredrik L. Benu, Senin 14 Oktober 2019 di alun-alun GMIT Paulus.

Dalam sidang sinode Tahun 2019 ini, selain agenda besar persidangan yang rutin dilaksanakan, lanjut Prof Fredrik Benu, ada beberapa item kegiatan baru yang ditambahkan, diantaranya workshop dan juga partisipasi dari pimpinan umat beragama lainnya.

“Agenda baru yang kami tambahkan adalah Workshop untuk membahas isu-isu strategis di Gereja. Kegiatan kali ini juga mendapat empati dan dukungan berupa sumbangan dari basodara yang berbeda keyakinan, seperti Islam, Hindu, dan Budha,” tutur Prof Fredrik Benu.

Prof. Ir. Fredrik L. Benu, mengajak peserta sidang agar bersidang secara baik, tertip, dan relakanlah roh kudus bekerja dalam persidangan untuk menghasilkan karya-karya, dan keputusan yang bermanfaat bagi jemaat dan bagi GMIT. Lanjut Prof. Ir. Fredrik Benu, dalam bersidang selalu menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius yang diajarkan oleh Yesus Kristus sang kepala gereja. “Mari kita bersidang secara baik, dan relakan roh kudus yang bekerja. Beda pendapat akan terjadi tapi mari kita bahas secara baik,” papar Ketua Panitia, Prof Fredrik Benu.

Fredrik Benu menyampaikan ucapan terima kasih kepada majelis sinode yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk melaksanakan kegiatan itu, Ia pun berberima kasih kepada pemerintah yang telah membantu jalannya kegiatan itu dalam bentuk materi.

“Terima kasih kepada majelis sinode yang telah memberi kepercayaan kepada kami. Terima kasih juga kepada Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao, Sabu, TTS, Alor, Kupang dan Walikota kupang yang telah membantu dalam memberi sumbangan,” tutupnya.

Rekam jejak Study, profil ketua panitia Persidangan sinode GMIT XXXIV. Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D. yang berhasil dihimpun antara lain.

Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D. Merupakan guru besar di Universitas nusa cendana (Undana) sejak Tahun 2009.

Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D. menamatkan pendidikan sarjananya di Fakultas Pertanian Undana Tahun 1989.

Gelar Magister (S2) di IPB Bogor Tahun 1996, Gelar Doktor (S3) The University of thecnology western Australia, gelar profesornya pada Tahun 2009, dan Bulan Desember Tahun 2013 menjadi Rektor Undana hingga sekarang.

Informasi yang dihimpun Zonalinenews, jumlah peserta yang hadir dalam persidangan Sinode GMIT Ke XXXIV Tahun 2019 berjumlah 2500 jemaat GMIT, di 46 klasis yang tersebar di NTT. (*Erson)