SK Diterima Berbeda Saat Dilantik, ASN Kota Kupang Semuel Langga Keberatan


Daftar Pembayaran gaji

Zonalinenews-Kupang,- Aparatur Sipil Negara ( ASN ) Lingkup Pemerintah Kota Kupang, Semuel Langga merasa keberatan dengan SK yang diterima dirinya dengan posisi menjabat sebagai pengawas Sekolah Dasar ( SD), padahal saat dilantik dan diambil sumpah jabatan pada acara pelantikan pejabat struktural dan fungsional yang berlangsung di Balaikota Kupang, Sabtu 1 Juni 2019, pukul 10.00 WITA, Semuel Langga menduduki jabatan sebagai Pengawas Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Bahkan dirinya juga telah menandatangani Pakta intregritas sebagai pengawas SMP.

” Saya dilantik dengan jabatan sebagai pegawas SMP dengan bukti surat pemberitahuan pelantikan BPPPD.005/918/D/V/2019 dan setelah mendapatkan SK , BKPPD.821/922/D/V/2019, Tanggal 31 Mei 2019, tentang Pemberhentian / Pengangkatan PNS , saya menjabat sebagai pengawas SD,” tutur Samuel Langga kepada Zonalinenews Kamis, 10 Oktober 2019 pagi di kediamannya.

Alasan keberatan Menurut Semuel, tunjungan pengawas SD , Rp 500 ribu dan SMP Rp. 750 sehingga takutnya di kemudian hari ada yang keberatan, bisa berdampak hukum bagi dirinya.

Atas persoalan ini, kata Semuel dirinya pernah bersurat dan mengadukan masalah ini ke Walikota Kupang, namun suratnya tidak digubris oleh Walikota akhirnya dirinya melaporkan masalah ini ke Gubernur NTT dan Menteri serta Komisi Apratur Sipil Negara.

“Masalah ini juga juga telah saya adukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang, besok Jumat ( 11 oktober 2019) kemungkinan sidang perdana jam 9 pagi ,” tutur Semuel.

Semuel menjelaskan dirinya melakukan hal ini sebagai upaya mencari kebenaran secara hukum, agar kedepan tidak lagi terjadi proses mutasi yang diduga berbenturan dengan aturan.

” Saya takut dikemudian hari saya harus mengembalikan uang negara karena kesalahan prosedur,” tegas Semuel.

Terkait persoalan ini Kepala Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah ( BKPPD) Kota Kupang, Ade Manafe saat dikonfermasi diruang kerjanya, Pukul 09.30 WITA oleh staf menjelaskan bahwa pak Kadis sedang bertugas ke luar daerah.

Saat Zonalinemews menghubungi salah satu Kabid ( BKPPD) Kota Kupang untuk mendapatkan penjelasan terkait persoalan ini , Kabid tersebut menjelaskan bahwa yang bisa menjelaskan adalah pak Kepala.

” Saya tidak bisa jelaskan walapun saya tau persoalan tersebut . Tolong nama saya juga jangan dimuat di media,” pinta Kabid tersebut kepada Zonalinenews.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada klarifikasi resmi dari pemerintah Kota Kupang terkait persoalan ini dan Zonalinenews akan berupaya untuk mendapatkan klarifikasi tersebut . (*tim)