BPN Rote Ndao Menyerahkan Sertifikat Tanah Program PTSL Di Desa Nemberala


Zonalinenews.Com,Ronda,- Sebanyak 1.070 sertifikat tanah untuk Masyarakat Desa Nemberala,Kecamatan Rote Barat, diserahkan secara langsung oleh Kakanwil Badan Pertanahan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur yang bertempat di lapangan sepak bola Nemberala, Senin 18/11/2019.

Acara penyerahan atau pembagian sertifikat tanah tersebut merujuk dari proses pendaftaran tanah untuk pertama kali,yang dilakukan secara serentak oleh BPN Kabupaten Rote Ndao yang meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang sudah didaftarkan di dalam wilayah kecamatan Rote Barat yang menjadi prioritas dan contoh bagi wilayah lainnya di Rote Ndao melalui program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL).

Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Provinsi NTT,Jaconias Walalayo,SH,MH dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap(PTSL)ini dilakukan untuk legalisasi aset tanah Masyarakat.

“PTSL ini adalah program pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang dari Tahun 2017 yang bertujuan agar semua bidang tanah di NKRI sudah harus terdata untuk legalitas aset.Ada tiga hal penting yang jadi tujuan PTSL,pertama untuk memberikan jaminan kepastian hukum sebagai bukti hak dalam bentuk sertifikat,kedua untuk mengurangi sengketa konflik tanah dan yang ketiga ialah untuk menambah nilai ekonomi tanah,”ungkap Walalayo

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao Abel Asa Mau,S.SiT dalam laporannya mengatakan,berdasarkan program PTSL ini Kepala Kantor wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur, memberikan beban target kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah Masyarakat sebanyak 5000 bidang tanah, dengan rincian 3.500 sertifikat dan 1.500 pemetaan bidang tanah.Target PTSL tersebut diatas disebarkan di sembilan Desa dan Lima Kecamatan, hal tersebut.

Kemudian Kata Asamau, berdasarkan surat keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao yang direvisi beberapa kali karena adanya penambahan dan pengurangan lokasi maupun target lokasi yang disesuikan dengan keadaan.

“Sasaran penetapan lokasi terdiri dari sembilan Desa di Kecamatan Rote Barat dan targetnya adalah: Desa mbali Lendaiki 300 bidang tanah,Desa Mbiulombo 295 bidang tanah,Desa Anarae 242 bidang tanah,Desa Ndao Nuse 395 bidang tanah,Desa Setimuri 150 bidang tanah,Desa Matanae 647 bidang tanah,Desa Oenggaut 501 bidang tanah,Desa Bo’a 1.052 bidang tanah dan Desa Nemberala 1.418 bidang tanah,”ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bulu,SE dalam sambutannya menghimbau agar Masyarakat jangan salah gunakan sertifikat tanah.

“Jaga baik-baik sertifikat tanah dan jangan dijual karena tanah tidak melahirkan tanah,sekali dilepas, tidak akan kembali.Tinggalkan harta kita untuk anak cucu kita,dan juga jaga batas tanah karena potensi sengketa biasanya berawal dari batas tanah,”ujar Bupati

Pantauan zonalinenews.com yang hadir dalam acara penyerahan sertifikat tersebut yakni:Bupati Rote Ndao Ny.Paulina Haning Bulu,SE,Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek,M.Si, Kakanwil Provinsi NTT, Jaconias Walalayo,SH,MH, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao, Abel Asa Mau,S.SiT, Dandim1627 Rote Ndao,Letkol Kav.Adriyan Wahyu Dwi Atmoko,S.Ip,Kepala UPBU D.C Saudale Rote,Charles B.Malaikosa,ST,Camat Rote Barat Daya,Benyamin Mesakh,S.pd,Camat Rote Barat Pepson Hangge serta undangan lainnya.(*Tony)