Di TTS Demo Tanpa Goal, Tak Satupun Ditemui


Zonalinenews, SoE- Aksi demo Aliansi Pro Rakyat Timor Tengah Selatan (TTS) yang dimotori Posko Perjuangan Rakyat (Pospera TTS) gagal menemui Kejari TTS, Kapolres TTS Maupun Bupati TTS.

Target penyampaian maksud akhirnya harus kembali dengan hasil yang hanya teriak dan berkoar.

Sejumlah tuntutan berasaskan keadilan sosial yang terasa sangat jauh dari harapan rakyat., dan perwujudan fungsi kontrol rakyat dalam mengontrol kebijakan penerintah untuk mewujudkan cita cita anak bangsa termasuk putera puteri TTS akhirnya hanya bisa bertepuk sebelah tangan.

Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Pro Rakyat TTS yang terdiri dari Posko Perjuangan Rakyat TTS, Ikatan Mahasiswa Amanuban, Ikatan Mahasiswa Amanatun, BEM Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar So’E serta Aliansi Rakyat Anti Korupsi yang berjumlah kurang lebih 60 orang.

Di kejaksaan Negeri TTS hanya dapat bertemu dengan Kasi Intel Kejaksaan Mourist A. Kolobani, SH dan Kasi Tindak Pidana Khusus Khusnul Fuad, SH.

Demikian pula di Polres TTS, para pendemo hanya bisa bertemu dengan Kabag Ops Polres TTS AKP. AG. Anjasmara, SH, MH, Kabag Sumda AKP. Made Mudana, Kasat Reskrim IPTU. Jamari, SH dan IPTU. Wastoro selaku Kasatlantas Polres TTS.

Begitu pula halnya, ketika para pendemo saat berada di kantor Bupati TTS, hanya bisa bertemu dengan Asisten Maxi Oematan.

Orator aksi Yerim Fallo dan Fredik Kase hanya bisa berorasi dalam penyampaian tuntutan sejumlah permasalahan baik itu kasus Landscaping kantor bupati TTS, kasus Rumah Sakit Pratama Boking serta sejumlah kasus yang ada di kabupaten Timor Tengah Selatan yang sangat fantastis nilainya.

Akhir demo di kantor Bupati TTS, segala tuntutan hanya bisa dijawab oleh Maxi Oematan secara diplomatis bahwa seperti memasak nadi, dirinya hanya bertugas didapur.

Namun Maxi Oematan mengapresiasi para pendemo dan akan menyampaikan keluh kesah semuanya yang telah disampaikan ke Bupati TTS. (*Elli)