Dua Orang PTT di Humas Setda Kota Kupang Dapat Perlakuan “Khusus”


Ilustrasi seragam Khaki, sumber foto internet

Zonalinenews-Kupang,- Dua orang Pegawai Tidak Tetap ( PTT) di lingkup Humas Sekertariat Daerah ( Setda) Pemerintah Kota Kupang dapat perlakuan ” khusus”, pasalnya penampilan kedua PTT ini , sangat jauh berbeda dengan PTT pada umunnya di Kota Kupang yaitu berseragam dinas.

Kedua PTT yang masing-masing berinisial S dan E setiap harinya melakukan tugas peliputan bak wartawan, bahkan pada saat moment jumpa pers yang digelar pemerintah Kota Kupang, kedua PTT ini juga turut hadir bersama dengan para wartawan. Bukan hanya itu saat sidang di DPRD Kota Kupang keduanya melakukan aksi pelioutan bahkan keduanya sempat mewawancarai kepala dinas.

Kepala Bagian Humas Sektda Kota Kupang, Yanuar Daly dikonfermasi Zonalinenews Senin 18 November 2019 pukul 12.00 WITA, di ruang kerjanya terkait 2 PTT tersebut menjelaskan, semua PTT di Humas diperlakukan sama, tidak ada yang diperlakukan khusus.

Ketika Zonalinenews menanyakan ke – 2 orang PTT saat melakukan tugas kehumasan tidak pernah mengenakan seragam dinas, malah keduanya mengenakan pakaian bebas saat melakukan tugas, dan terlihat seperti wartawan.

Mendapati pertanyaan itu, Yanuar Daly dengan menarik napas panjang menjelaskan , aaah mungkin kedua masih baru jadi pakaian dinasnya masih dijahit, sehingga keduanya mengenakan pakaian bebas saat bertugas.

” Kan lalu-lalu begitu kasih kesempatan dijahit dulu ,” jelas Yanuar Daly .

Ketika ditanya 2 PTT tersebut dikasih kesempatan sampai kapan batas waktu menjahit pakaian seragamnya.

Yanuar menegaskan kemungkinan setelah keduanya menerima gaji pertama baru bisa mengenakan pakaian seragam.

Menurut Yanuar Daly, sesuai SK penempatan kedua saat ini merupakan pagawai Honor di Humas.

” Namanya kita dikasih pimpinan, apalagi kedepan Humas dan Protokol digabung menjadi Protokol dan Humas dengan 3 Subag dimana Humas menyangkut dengan peliputan , satunya bagian sambutan dan satunya.lagi bagian protokoler,” beber Yanuar.

Kedepan Lanjutnya dengan pola dengan intensitas kerja sangat tinggi pihaknya membutuhkan tenaga-tenaga profesiaonal dan sekarang sudah terisi.

” Saat ini kerja kita sudah semakin ringan dengan ditambahnya beberaoa tenaga,” ungkapnya.

Soal kehadiran kedua PTT itu, kata Yanuar Daly, setiap hari kedua masuk kantor dan bahkan pada pagi harinya kedua mengusi daftar hadir.

” Saya wajibkan untuk keduanya absen , ya supaya menjaga persatuan dan kebersamaan itu penting , sehingga tidak ada yang merasa dibedakan atau berpikir lain,” ungkap Yanuar Daly.(* tim)