Pertanggungjawaban Dana BUMdes Desa Batutua Tidak Jelas, BPD Tolak Usulan Dana Bumdes


Kepala Desa Batutua Johan Mooy

Zonalinenews.Com-Ba’a;- Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi Masyarakat yang ada di pedesaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yusak Besie wakil ketua BPD Desa Batutua,Kecamatan Rote Barat Daya,Kabupaten Rote Ndao kepada Zonalinenews.Com di kediamannya Selasa 26/11/2019 pukul 11:41 WITA.

Menurut Besie dirinya sebagai wakil ketua BPD Desa Batutua mengharapkan apa yang menjadi hak dari masyarakat seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat dan apa yang dibangun untuk masyarakat harus terlaksana secara baik dan benar dan dirinya sebagai wakil Ketua BPD Desa Batutua punya hak untuk mengontrol semuanya itu.

Dijelaskan Yusak Besie bahwa Dana BUMdes Desa Batutua Tahun 2018 berjumlah 92 Juta Rupiah yang digelontorkan dari Anggaran Dana Desa tidak jelas pengelolaannya,karena sampai pada saat ini dirinya sebagai wakil ketua BPD Desa Batutua belum menerima Laporan pertanggung jawaban (LPJ) terkait Dengan pengelolaan Dana BUMdes tersebut.

“Ketua BPD juga dalam kondisi sakit, maka mau tidak mau saya yang harus mengontrol semuanya, namun begitu saya tanya kepada kepala Desa Sebagai komisaris tentang Dana Bumdes, Kepala Desa bilang belum ada laporan dari ketua Bumdes, saya pergi ke Ketua Bumdes, Ketua BUMdes bilang sudah kasih masuk laporan ke Kepala Desa, maka saya jadi bingung dan sampai sekarang belum ada laporan secara tertulis oleh ketua BUMdes, mereka hanya bicara lisan saja,”jelasnya

Ditambahkannya, dirinya mengharapkan agar Dana BUMdes Desa Batutua harus dikelola secara trasparan dan ada pertanggung jawabannya secara tertulis tentang untung ruginya agar hal tersebut bisa menjadi bahan evaluasi pada saat musyawarah nanti di Desa.

Ketua( BPD)Badan permusyawaratan Desa Batutua, Johan Hengky Nawa Matara ketika ditemui wartawan di kediamannya mengatakan, dana BUMdes Tahun 2018 tidak ada pertanggung jawabannya dari ketua BUMdes dan juga kepala Desa sebagai komisaris Dana BUMdes maka usulan tentang dana BUMdes 2019 ditolak oleh dirinya.

“Anggaran Tahun 2018 saja tidak jelas pelaporannya,pertanggung jawaban tidak ada,maka usulan Tahun 2019 senilai 100 juta Rupiah kami BPD tolak,”ujarnya.

Lanjut Nawa Matara, dirinya mendengar bahwa Dana BUMdes Tahun 2018 tersebut sudah dibelanjakan dibeberapa barang namun sampai saat ini belum ada laporan tentang pembelanjaan tersebut, barang-barang apa saja yang dibelanjakan dan sudah sejauh mana hasil usaha dari Dana BUMdes tersebut dan berapa sisa dana yang dibelanjakan,sehingga ketika masuk Tahun 2019 ada usulan lagi senilai 100 juta rupiah pihaknya sebagai BPD dengan tegas menolak usulan tersebut.

Sementara itu pada waktu yang berbeda, Kepala Desa Batutua Johan Mooy kepada wartawan mengatakan ada pertanggung jawaban tetang dana BUMdes tersebut, Dana tersebut ketika sudah selesai buka nomor rekening maka Badan pengurus BUMdes yang mengelolanya sendiri dan dirinya sebagai Kepala Desa hanya turut mengawasi.

“Saya lihat dipertanggung jawaban itu ada beli kursi,ada beli alat gunting rambut (cliper)ada beli travo las dan mesin dinamo untuk pake cuci motor. Semua ada,”imbuhnya.

Kades mengakui bahwa ada pertanggung jawabannya namun dirinya mengakui bahwa karena hasil usaha dari BUMdes belum berjalan baik, maka Tahun 2019 ini tidak ada penambahan modal untuk ke BUMdes sedangkan untuk Bantuan Rumah Layak Huni sudah beres semuanya. (*Tony)