Mahasiswa PGSD Undana Gelar Lomba PSB Untuk SD Se-Kota Kupang


Zonalinenews-Kupang,- Mahasiswa Undana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Fkip), Jurusan Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) gelar pentas seni dan budaya (PSB) untuk SD se-kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan itu dilaksanakan di taman budaya kota Kupang Kamis 28 November 2019, dengan thema ‘Jejak Pahlawan dalam Bingkai Seni Budaya’, sekolah-sekolah yang terlibat antara lain SD Inpres Naikoten 1 Kupang, SDN Bertingkat Naikoten Kupang, dan SDN Oesapa Kecil 2 Kupang.

Ketua panitia, Elza Julia Maleikari dalam laporannya menyampaikan sebagai generasi bangsa harus meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan, khususnya di bidang pendidikan seni dan budaya.

“Para Generasi muda perlu meneruskan perjuangan para pahlawan, dengan giat belajar. Mengembangkan potensi dalam diri hingga membuat karya bagi anak bangsa,” katanya.

Agar bangsa ini dapat bersaing dengan bangsa lain, tutur Maleikari, harus ada upaya serius yang dapat membangun karakter siswa yang tangguh sejak dini.

“Menumbuhkan karakter anak bangsa yang dapat bersaing akan terlaksana bila semangat kepahlawanan yaitu pantang menyerah, dan berjuang telah menyatu dalam jiwa setiap siswa-siswi sejak dini. Ini penting jika ingin bersaing,” pungkas Elza.

Salah satu Dosen PGSD Undana Dr. Benediktus Kasa, M.Si, dalam sambutannya bertutur, walaupun momentum hari guru sudah lewat tapi semangat itu jangan pernah lewat begitu saja.

“ini dalam rangka memperingati Hari Guru. Ya, walaupun sudah dilewati tetapi perjuangannya masih bermakna dalam sanubari kita,” katanya.

Mahasiswa program Studi PGSD, kata Dr. Benediktus, memaknai hari guru itu melalui kegiatan pagelaran Seni dan Budaya bagi siswa-siswi se-Kota kupang. Lanjut Dr Benediktus semangat para guru untuk mendampingin para siswa dan siswi menjadi hal paling menarik.

“Kegiatan ini ingin membuat sesuatu yang berharga dan bermakna bagi bangsa dan negara untuk mempertahankan budaya kita sekarang, terutama Budaya kebersamaan. Terima kasih atas partisipasi kita semua dalam kegiatan ini,” kata Dr. Benediktus.

Aspek yang harus difokuskan, tamba Dr. Benediktus adalah aspek kognitif, Afektif dan psikomotorik siswa dan manfaatnya dalam kegiatan ini. Ia berharapkan manfaatnya semakin baik untuk meningkatnya keterampilan siswa. “Saya berharap dari kegiatan ini menampilkan yang terbaik, dan membuat moment ini berharga,” cetus Dr. Benediktus.

Pantauan Zonalinenews, mata lomba dalam pentas seni dan budata itu adalah puisi dan Tarian Kreasi NTT. SD Inpres Naikoten 1 Kupang membawakan puisi berjudul Guruku Pahlawanku, SDN Bertingkat Naikoten Kupang membawa puisi berjudul Sajak Buat negaraku, SDN Oesapa Kecil 2 Kupang membawa puisi berjudul Para Pahlawan Sejarah Pendidikan.

Sementara ditempat yang sama Dua Tarian Kreasi NTT ikut juga dilombakan dalam momentum itu, tarian Sandang berasal dari Amarasi dan Ofalangga yang berasal dari Rote.

Juara Lomba. Juara 1 mata lomba tarian kreasi NTT diraih oleh SD Inpres Naikoten 1 Kupang, dengan jumlah nilai 1472. Sedangkan juara 1 Mata lomba puisi diraih oleh SDN Bertingkat Naikoten Kupang dengan jumlah Nilai 1260.

(Penulis: Lily Feoh, Mahasiswa Prodi PGSD, semester IX./*EA)