Enam Lokasi Alfamart Di Kota Kupang Tanpa Ijin Ditutup

Foto : Kepala Dinas Perijinan Terpadu Kota Kupang, Frengki Amalo

2" class="size-full wp-image-38363" srcset="http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818.jpg 2048w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-300x169.jpg 300w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-768x432.jpg 768w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-1024x576.jpg 1024w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-696x392.jpg 696w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-1068x601.jpg 1068w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-747x420.jpg 747w, http://www.zonalinenews.com/wp-content/uploads/2020/01/20200120_101818-1920x1080.jpg 1920w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /> Foto : Kepala Dinas Perijinan Terpadu Kota Kupang, Frengki Amalo

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Sebanyak enam tempat usaha dari 13 tempat usaha milik Alfamart yang belum memiliki ijin usaha yang sudah beroprasi di Kota Kupang sejak tahun 2019 lalu resmi ditutup. "Eman tempat usaha Alfamart dari 13 tempat usaha yang ditutup karena tidak memiliki ijin usaha toko moderen ini adalah cabang Alfamart di Kelurahan Oebufu, Kelurahan Oesapa Barat, Kelurahan Pasir Panjang, Kelurahan Merdeka, Kelurahan Oepura dan di Kelurahan Nunhila, “kata Kepala Dinas Perijinan Terpadu Kota Kupang Frengki Amalo kepada kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin 20 Januari 2020.

Menurut dia, dari 13 tempat usaha milik Almafart di Kota Kupang tersebut hanya tujuh tempat usaha yang sudah mengantogi ijin. Namun, ironisnya enam tempat usaha yang tidak mengantogi ijin itu sudah beroprasi sejak tahun 2019 kemarin. “Artinya ijin usaha seperti apa mereka sudah tau. Alfamart itu harus memiliki ijin usaha toko moderen seperti Hypermart, Hyperstore dan lain sebagainya. Namun, Alfamart ini sedikit level lebih kecil,” ungkap Frengki.

Dia mengatakan, Pemkot Kupang tidak pernah melarang adanya dengan kehadiran Alfamart di Kota Kupang, karena itu sebuah kosukuensi dari kota moderen. Namun, kegiatan tersebut harus didukung dengan ijin yang resmi dan harus memenuhi semua persaratan. Karena di Kota Kupang ini bukan hanya ada Alfamart saja, tapi ada usaha – usaha kecil, menegah lainnya yang harus dilindungi juga. “Apa yang Pemkot Kupang buat kepada Alfamart ini jangan sampai ada cemburu sosial atau bisa mematikan usaha – usaha kecil dan menengal lainnya,” kata Frengki.

Dia menjelaskan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang memiliki komitmen yang kuat agar usaha – usaha kecil juga tetap maju. Sehingga kehadiran Alfamart di Kota Kupang tersebut sudah ditentukan lokasi – lokasinya agar tidak memetikan usaha – usaha kecil lainnya. “Tutupnya Alfamart ini sampai kapan mereka mengajukan permohonan kembali untuk kita mengkaji kembali,” ujar Fengki.

Dia menambahkan, setiap ijin usaha yang di ajukan Alfamart tidak serta merta harus diberi ijin oleh pemerintah. Karena harus dilihat dari letak posisi tempat usaha yang di ajukan tersebut. “Titik lokasi Alfamart tidak boleh berdekatan dengan pasar tradisional, atau dekat dengan usaha kecil atau menengah. Sebab, kurang bagus untuk pertumbuhan dan kesemimbangan pasar kedepan bagi para usaha kecil,” jelas Frengki. (*hayer)


BACA JUGA:   GBI Kalabahi Gelar Aneka Lomba Sambut Paskah