Pemerintah Harus Adil Dalam Menertibkan PKL Berjualan di Bahu Jalan, Jangan Pilih Kasih


Zonalinenews- Kupang,- Pemerintah harus adil dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Bahu jalan.

“Pemerintah harus adil jangan hanya kami saja yang digusur sedangkan lain dibiarkan, Bapak-bapak tutup mata hanya kita disini yang digusur. Mana Direktur Rumah sakit, Dia harus bertangung jawab,” kata Berto salah seorang pemilik kios, (PKL) yang berjualan di Bahu jalan depan Rumah sakit Umum W.Z Yohannes Kupang, saat dilakukan penertiban oleh satuan Polisi Pamong Praja (Sat. Pol PP) Kota Kupang, Kamis 7 Februari 2020, Pukul 09.30 wita.

Kepala Bidang (Kabid) Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Chris Nalle pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa penertiban dilakukan tidak ada kaitannya dengan Direktur Rumah sakit Umum W. Z Yohannes, ini kaitan dengan bahu jalan (fasilitas umum) yang dipakai sebagai tempat berjualan.

Sementara Kepala Satuan (Kasat) Pol. PP. Kota Kupang, Feliksberto F Amaral pada kesempatan itu menjelaskan upaya persuasif sudah dilakukan, surat teguran pertama, kedua dan ketiga diberikan, bahkan pihaknya juga sudah mengundang dan melakukan pertemuan dengan para pedagang kaki lima tersebut.

“Upaya persuasif sudah dilaksanakan, kami sudah berdialog dan berdiskusi dengan para pedagang kaki lima dan meminta agar mereka membongkar bangunan yang berada di badan jalan. Himbauan dan teguran kami tidak diindahkan, hari ini kami laksanakan penertiban,” tutur Feliksberto Amaral.

BACA JUGA:   Polda NTT : Kegiatan GABRI NTT Tidak Memiliki Ijin, Diduga Informasi Bohong

Menurutnya, pemerintah kota tidak pernah melarang warganya untuk berusaha atau berdagang, tapi trotoar ini merupakan akses publik, yang harus dipergunakan publik.(*tim)