Mass circumcision in order Aisyiyah Birthday

Bagikan:

Zonalinenews – Kupang, In order Milat or the anniversary Tahaun ‘Aisyiyah city of Kupang to 9. ‘foundations Aisyiyah kupang city East Nusa Tenggara (NTT) Indonesian race event organized several activities for children – children and mass circumcision which was held Saturday June 22, 2013 at the Clinic’ Aisyiyah, the Kyai Haji Ahmad Dahlan village white wood. This is expressed by the Chairman of mass circumcision activity Hamsal Satun Kholi said that this mass circumcision activity using as many as 8 medical doctors and 7 Mantri (Medical Specialist for circumcision) doing mass circumcision, starting at 08.00 and ending at 11:00. Pm.

Sunat  kembo
“Distribution of gifts for children and young competitor who was circumcised as many as 45 children aged 11 years. Hamsal Kholi said.
Hamsal Kholi added that Clinic ‘Asiyiyah the city of Kupang has its own medical doctor and Mantri, therefore’ Asiyiya melekukan mass circumcision is currently using the Medical Doctor Mantri of clinics’ Aisyiyah own. (* Hayer)

Indonesia Version

Sunatan Massal dalam rangka Ulang Tahun Aisyiyah

Zonalinenews – Kota Kupang,  Dalam rangka Milat atau Hari Ulang Tahaun  ‘Aisyiyah kota kupang ke 9. ’yayasan Aisyiyah kota kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia mengadakan beberapa kegiatan acara perlombaan  bagi  anak – anak  dan  khitanan massal yang di selenggarakan  sabtu 22 Juni 2013 di Klinik ‘Aisyiyah, jalan Haji  kyai Ahmad Dahlan kelurahan Kayu putih. Hal itu diungkapkan Ketua Kegiatan khitanan massal Hamsal Kholi satun mengatakan bahwa kegiatan khitanan masal ini mengunakan tenaga medis sebanyak  8  Dokter dan  7 Mantri (Tenaga Medis untuk sunat) melakukan khitanan massal, di mulai pada jam 08.00 dan berakhir 11.00. Wita.

BACA JUGA:   MEMBASMI TERORIS MALARIA

“Pembagian  hadiah bagi anak-anak  peserta  lomba serta anak yang dikhitan sebanyak  45 anak berusia 11 tahun. Ujar Hamsal Kholi.

Hamsal Kholi  menambahkan saat ini Klinik ‘Asiyiyah kota kupang mempunyai  para medis Dokter dan Mantri sendiri, oleh karena itu ‘Asiyiya melekukan khitanan massal  saat ini memakai para Medis Dokter Mantri dari klinik ‘Aisyiyah sendiri.(*Hayer)


Bagikan:
Advertisement