oleh

Sequence 8 Human Trafficing NTT in Indonesia

Zonalinenews-Sabu. Human trafficking rampant cases involving children and women continue to issue government regulations make the protection of children and women with established institutions to fight for the rights of children and women. it also carried the district shabu Raijua Women’s Empowerment Bureau of East Nusa Tenggara province in collaboration with the Office of Women’s Empowerment and Family Planning Raijua Sabu district initiative to immediately establish Integrated Services Center of Women and Children (P2TP2A).

oke soasialsiasai

The activity occurred in the building installation Sabu Raijua outpatient hospital Friday July 26, 2013. Head of Women’s Empowerment East Nusa Tenggara Province Yovita ANIKE Mitak last recorded in 2012 revealed 959 cases of violence against women and 653 cases of violence against children and for the number of human trafficking in Indonesia reached 3,127 people with the percentage of children 25 percent, women 68 percent adult men and only 7 percent
NTT was ranked eighth in the number of cases of human trafficking after the province of North Sumatra and Lampung. and that he had fought on the eastern province of southeastern homeland so that no more cases of violence and human trafficking involving women and children and of course the role of each county / city there is very important to reduce the level of violence and human trafficking.

Novita Raijua Sabu District Government hopes to soon establish Integrated Services Center of Women and Children (P2TP2A) till to the village and the village in order to monitor the acts of domestic violence, “response can handle any cases reported to the P2TP2A being repeated in the future because he thinks the new NTT throughout the province there are 14 of 21 districts / cities that have established P2TP2A.

Meanwhile, Head of the Office of Women’s Empowerment and Family Planning District Raijua Sabu, Utik Wibowati respond to requests for Women’s Empowerment Bureau Chief NTT says that for the District Sabu Raijua P2TP2A it will form this year and planned to form when the budget proposal in the budget changes if approved by parliament Sabu Raijua.

When he was optimistic that the budget is not approved then it will immediately allocate the budget in 2013 in order to stem this year P2TP2A can be formed, at least in 2015 Raijua shabu already have such institutions. (* Isto)

Indonesian Version

NTT Urutan 8 Perdangangan Manusia di Indonesia

Zonalinenews- Sabu.  Maraknya kasus Perdagangan manusia yang melibatkan anak-anak dan perempuan membuat pemerintah terus mengeluarkan regulasi  perlindungan terhadap  anak dan perempuan dengan  membentuk lembaga-lembaga untuk  memperjuangkan hak anak dan perempuan. hal itu juga dilakukan pemerintah  kabupaten sabu raijua  Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang bekerja sama dengan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sabu Raijua berinisiatif untuk segera membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Kegiatan tersebut berlansung di gedung instalasi rawat jalan RSUD Sabu Raijua jumat 26 Juli 2013.  Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi Nusa Tenggara Timur Yovita Anike Mitak mengungkapkan tahun 2012 lalu  tercatat 959 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 653 kasus kekerasan terhadap anak sedangkan untuk jumlah perdagangan manusia di indonesia mencapai angka 3.127 orang dengan prosentase anak-anak 25 persen, perempuan dewasa 68 persen dan pria dewasa hanya 7 persen
NTT berada pada peringkat kedelapan dengan jumlah kasus perdagangan manusia setelah provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Lampung. dan hal tersebut menurutnya harus diperangi dari provinsi nusa tenggara timur agar tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan serta perdagangan manusia yang melibatkan anak dan perempuan dan tentunya peranan tiap-tiap kabupaten/kota yang ada sangat penting untuk menekan angka kekerasan dan penjualan manusia.

Novita berharap  Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dengan segera membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) samapi ke desa dan kelurahan agar bisa memantau aksi-aksi kekerasan dalam rumah tangga, ” bisa  tanggap menangani setiap kasus yang dilaporkan ke pihak P2TP2A agar tidak terulang lagi dikemudian hari karena menurutnya diseluruh provinsi NTT baru terdapat 14 dari 21 kabupaten/kota yang telah membentuk P2TP2A.

Sementara itu Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sabu Raijua,  Utik Wibowati menanggapi permintaan Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi NTT mengatakan bahwa untuk Kabupaten Sabu Raijua pihaknya akan membentuk P2TP2A dan direncanakan  tahun ini sudah bisa terbentuk bila  usulan anggaran  dalam perubahan anggaran bila  disetujui oleh DPRD Sabu Raijua.

Dirinya optimis Bila anggaran tersebut tidak disetujui maka pihaknya akan segera mengalokasikan  anggaran induk tahun 2013 agar dalam tahun ini  P2TP2A sudah bisa terbentuk, paling lambat pada tahun 2015 mendatang sabu raijua telah memiliki lembaga tersebut. (*Isto)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.