oleh

Reverend Crying Because Of Conflict Dam Kolhua

Zonalinenews-Kupang, pastor Immanuel Church congregation Kolhua Sunbanu Nenobais Rosalina cried when delivered to the liver expression Kupang Mayor kolhua citizens witnessed at the mayor’s office mussels and dialogue with people in the court office kolhua Headman Kolhua Monday August 12, 2013.

Cries the priest because the government makes dam Kolhua program and the congregation there were pros and cons to support the development Kolhua not support the construction of dams Kolhua into conflict, it is this which makes him a vine dilemma for citizens of both parties to the conflict are the citizens kolhua a congregation.

Pendeta  Rosalina Sunbanu Nenobais
Pendeta Rosalina Sunbanu Nenobais

“I must be neutral as a pastor should not show partiality to anyone, because as a good shepherd to his flock, the service was to remain intact despite zamaat kolhua pros and cons to it as my pastor advised the Mayor of Kupang for besikap fair and pray to the city government mussels in taking a stand for fair handling of this issue, do not follow the desires in making decisions so that all the decisions handed over to the Lord, “the pastor said Rosalina

Rosalina pastor begged humbly for all parties admit mistakes and forgive each other for the completion of this problem (* Rusdy)

Indonesian Version

Pendeta Menangis  Gara-Gara Konflik  Bendungan Kolhua

Zonalinenews-Kupang,  Pendeta Gereja Jemaat  Imanuel Kolhua Rosalina Sunbanu Nenobais  menangis  ketika menyampaikan ungkapan hati kepada  Walikota Kupang   disaksikan  warga masyarakat kolhua pada acara walikota kupang  berkantor dan berdialog dengan masyarakat kolhua di pelataran kantor Lurah Kolhua senin  12 Agustus 2013.

Tangisan pendeta tersebut karena  pemerintah membuat program  bendungan Kolhua dan pada jemaatnya  terjadi pro mendukung pembangunan Kolhua dan  kontra tidak mendukung pembangunan bendungan Kolhua sehingga terjadi konflik , hal inilah yang membuat  dirinya menjadi  bauh simalakama karena warga  kedua  pihak yang berkonflik adalah  warga kolhua tersebut merupakan jemaatnya.

“ sebagai pendeta saya harus netral tidak boleh memihak kepada siapapun ,  karena sebagai gembala yang baik untuk jemaatnya , pelayanan tetap utuh dilakukan kepada zamaat kolhua  walaupun terjadi pro dan kontra , untuk itu sebagai pendeta saya berpesan kepada Walikota Kupang  untuk besikap adil  serta mendoakan kepada pemerintah Kota kupang  dalam mengambil sikap yang adil  untuk penanganan  masalah ini , tidak mengikuti hawa nafsu dalam mengambil keputusan sehingga  semua keputusan diserahkan ke dalam tangan Tuhan, “ungkap pendeta Rosalina

Pendeta Rosalina memohon dengan rendah hati untuk semua pihak mengakui kesalahan dan saling memaafkan untuk penyelesain  masalah ini (*Rusdy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed