oleh

PLN 5.1Tower construction Without IMB

Zonalinenews – Kupang . The meeting which scheduled by Electricity Company (PLN) with Kupang government of East Nusa Tenggara, represented by Assistant III Djamal Milameha, Residents of Fatukoa sub-district, and the Chairman of Regional Representatives Council (DPRD ) Kupang NTT, Tellendmark J. Daud and the Joint Commission of A and B DPRD Kupang city, related to the construction of tower sud. 5.1 in Fatukoa sub-district, was not attended by PLN and there is no confirmation of its absence. The absence of PLN in the Meeting, did not mean the meeting agenda would be cancelled, since the agenda had bee issued by Kupang Council. This was stated by the Chairman of Commission B, Kris Matutina, who opened the meeting in conference room of Commission B DPRD of Kupang City, on Monday, September 30, 2013 at 10:00 pm .

Masyarakat  Tolak Tower 5.1 PLN di Gedung DPRD Kota Kupang
Masyarakat Tolak Tower 5.1 PLN di Gedung DPRD Kota Kupang

According to Kris, the recomendation issued was the termination of finishing proses since there was a refusal from citizens . But in fact, PLN remained to keep the construction and did not heed the decision and insulting the Council and city government.

Meanwhile, Chairman of DPRD Kupang city, Tellen David added that government is not going to let this issue. The construction is wiring the cable currently, so, the government will take immediate step as if the wiring is complete, of course, the government can not take action any longer.

” I hope the government could take action quickly by lettering PLN to stop the construction. We have given the recommendation and now we just wait the action from government,” he said.

He added that, the regulation for substation construction, or tower construction must be equipped with building permit (IMB), but in reality , PLN does not have it, so the government should take action quickly before the wiring is done. ( * Hayer )

 

Indonesian Version

 

Pembangunan Tower  5.1 Oleh PLN Tanpa IMB

Zonalinenews – Kupang. Rapat kerja dengar pendapat yang diagendakan bersama antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan  Pemerintah Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diwakili  Asisten III Djamal Milameha, Warga Kelurahan Fatukoa, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang NTT  Tellendmark J.Daud serta  Gabungan Komisi A dan B DPRD Kota Kupang, terkait pembangunan  tower sud 5.1 di Kelurahan Fatukoa, tidak dihadiri pihak PLN dan tidak  ada konfirmasi atas ketidakhadirannya. Ketidak hadiran  PLN dalam Rapat Kerja Dengar Pendapat ini, tidak lantas membatalkan agenda rapat. Rapat  tetap dilaksanakan karena agenda sudah dikeluarkan oleh DPRD Kota Kupang . Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B, Kris Matutina, yang membuka rapat tersebut di ruang rapat Komisi B gedung DPRD Kota Kupang NTT, Senin 30 September 2013 jam 10.00 Wita.

Menurut Kris, Rekomondasi yang dikeluarkan adalah penghentian proses pengerjaan, dengan alasan penolakan dari warga. Namun kenyataannya PLN tetap melaksanakan pembangunan tower tersebut dan tidak mengindahkan putusan tersebut sehingga PLN dianggap telah melecehkan Lembaga DPRD dan pemerintah Kota Kupang.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Kupang, Tellen Daud menambahkan bahwa pemerintah tidak akan mendiamkan  masalah ini. Karena pembangunan yang dilakukan saat ini tinggal pemasangan kabel maka pemerintah akan mengambil langkah cepat karena jika pemasangan kabel sudah selesai, tentunya pemerintah tidak bisa lagi mengambil tindakan.

“Saya harap pemerintah cepat ambil langkah dengan bersurat kepada PLN agar proses ini tidak boleh dilakukan lagi, karena kami telah mengeluarkan rekomondasi dan sekarang tinggal pemerintah mengeksekusinya,” katanya.

Tellen mengatakan, dalam Perda pembangunan gardu atau pembangunan tower harus ada IMBnya , namun kenyataannya, PLN tidak memilikinya, sehingga pemerintah harus cepat mengambil  tindakan di lapangan sebelum adanya pemasangan kabel.(*Hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.