oleh

Paralegal Training : Handling Problems of Indonesian Labor

Zonalinenews – Kupang. Paralegals are required to follow the training activities should not be bored, because with training routine we can gets a lots of knowledge, so it is easy to apply in dealing with various problems of migrant workers in their respective territories.It is expressed by coordinators of kupangWoman Houses, Libby Sinlaeloe at training handling problems of paralegal in Silva Hotel,Kupang,on Thursday,7 November, 2013. At 9.00 am. This activity took place from 7 November up to 9 November 2013.

Pose bersama

 

According to Libby, migrant workers ‘ problems often occur and become news in mass media. It is due to lack of information, So, through this training, added insight paralegals to handle problems of migrant workers.

Libby says,”we don,t have the right to prohibits a person for working abroad, but the process to become a Indonesian Lobor Working must be in accordance with procedures .so that if there are problems handling will be assisted by paralegals in the accompaniment.

Libby added with limitations in handling problems of migrant workers, as well as many Brokers are starting to get into the school to offer a Indonesian labor Working in abroad. Then in a minimize it, woman Houses will continue to conduct training on the handling of the case for paralegals. (* Hayer)

Indonesian Version

Pelatihan Paralegal: Menangani Masalah TKI

Zonalinenews – Kupang. Para legal diminta agar jangan bosan mengikuti kegiatan pelatihan , karena dengan rutin mengikuti pelatihan  banyak ilmu yang didapat , sehingga mudah diterapkan dalam menghadapi berbagai kasus buruh migran di wilayah masing – masing. Demikian dikatakan koordinator rumah perempuan kupang, Libby Sinlaeloe  pada acara pelatihan penanganan masalah  paralegal di hotel silvia Kupang, Kamis 7 November 2013. Jam 9.00 Wita. Kegiatan ini  dilakukan selama tiga hari dari tanggal  7 sampai 9 November 2013.
Menurut Libby, masalah  buruh migran  sering terjadi dan menjadi pemberitaan pada media massa. Faktor penyebabnya adalah  kurangnya informasi, untuk itu melalui pelatihan ini , menambah wawasan  paralegal guna menangani kasus buruh migran.

Libby mengakui, orang lain  tidak punya hak untuk melarang sesorang untuk bekerja di luar negeri, namun prosesnya untuk bekerja menjadi TKI  harus sesuai prosedur, sehingga bila terjadi masalah penanganannya akan dibantu oleh paralegal dalam pendampingan.

Libby menambahkan dengan keterbatasan dalam penanganan masalah  buruh migran, serta  banyaknya  Calo  yang mulai  masuk ke sekolah untuk menawarkan menjadi Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri. Maka  dalam meminimalisir hal itu,  rumah perempuan akan terus melakukan pelatihan  penanganan kasus untuk para legal. (*Hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.