oleh

The Rapist Is A Recidivist

Zonalinenews – Kupang . A resident of Bajawa street, Fatululi Village, District of Oebobo, Bernard (31), the rapist of DMP a few days ago, also known as the rape perpetrator of a grandmother a few times ago, he also is a recidivist.

Bernard

 

Deputy chief of Kupang Police Resort, Commissioner Yulian Perdana, to Zonalinenews, on Wednesday (20/11/13), said that Bernard is a recidivist, with torture and rape cases, under 12 years penalty in prison. Kupang police itself is still handling abuse case against a grandmother a few times ago.

This case has been up to Mapolres Kupang City and received by Bripka Markus F. Wangge, Police Service Center (SPK). According to police report regarding the chronology, it began when the couple was sleeping. The perpetrator came with a motorcycle and went into the bedroom. he covered his face with his sweeter, then stroked the victim’s body which made the victim woke up and then woke her husband.

The husband kicked Bernard body which made Bernard fell on the bed side. The perpetrator then wake up and pull out a knife and stabbed the husband which resulted wounds on the victim’s left hand and his waist. Then, Bernard did his bad action. Their 2 children who were still toddlers also awakened by the commotion in the room.

Now, Bernard is being arrested by Kupang Police Headquarters to account for his legal action. (* Team / che)

 

Indonesian Version

 

Pelaku Pemerkosa Istri Di depan Suami adalah Residivis

Zonalinenews-Kupang . Warga Jalan Bajawa, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Bernard 31 tahun, pelaku pemerkosaan terhadap DMP beberapa waktu lalu di depan suami dan 2 orang anak korban, juga merupakan pelaku pemerkosaan terhadap seorang nenek yang sudah Lanjut Usia (Lansia) pada beberapa waktu lalu, ia juga adalah seorang residivis.

Waka Polres Kupang Kota, Kompol Yulian Perdana, kepada Zonalinenews, pada Rabu, 20 November 2013 mengatakan, pelaku merupakan seorang residivis, dengan kasus penganiayaan dan pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12  tahun penjara. Polres Kupang Kota sendiri saat ini masih menangani kasus pencabulan yang dilakukannya  terhadap seorang nenek beberapa waktu lalu.

Kasus ini telah sampai ke Mapolres Kupang Kota dan diterima Bripka Markus F. Wangge dari Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Kupang Kota. Dalam laporan Polisi mengenai kronologi kejadian, bermula dimana ketika pasangan suami istri ini sedang tertidur saat pelaku datang. Pelaku yang datang dengan sepeda motor masuk ke rumah korban dan langsung ke kamar tidur. Pelaku menutupi wajahnya dengan baju sweeter yang dililitkan pada kepala dan wajahnya kemudian mengelus tubuh korban yang membuat korban terbangun dan lalu membangunkan suaminya.

Suami Korban yang kaget berusaha memberikan perlawanan dengan menendang tubuh pelaku sehingga pelaku sempat terjatuh di sisi tempat tidur. Pelaku lalu bangun dan mencabut pisau yang sudah disediakan dan menikam suami korban yang mengakibatkan luka pada telapak tangan kiri serta pinggangnya. Pelaku lalu mengancam dan menyuruh suami korban menepi di sudut kamar. 2 anak mereka yang masih balita ikut terbangun karena terganggu dengan keributan dalam kamar.

Saat ini pelaku Bernard telah diamankan oleh Mapolres Kupang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (*Tim/che)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT