oleh

Shortage of Beef, Jokowi Cooperates with NTT Provincial Government

Zonalinenews-Kupang. Jakarta Governor Jokowi plans to cooperate with NTT Government in animal husbandry sector. This was expressed by Governor of East Nusa Tenggara, Drs. Frans Lebu Raya in a press conference (31/12/2013) in NTT Governor office, at 20.00 pm.

jokowi

 

 

According Lebu Raya, the cooperation is in the form of beef shipments from NTT to Jakarta since Jakarta is experiencing beef shortage, and as one of breeding area, NTT is expected to help. “In Jakarta, the need for beef is very high,” said Lebu Raya.

Lebu Raya admitted that he met Jokowi some time ago in Jakarta to discuss this cooperation, and it is planned to be followed up in early 2014. On the same occasion he gave a description of livestock population in NTT that shows positive growth, although not optimal for all types of livestock. Based on the data in 2012, there are as much as 814 451 of Cows, 153 050 of Buffalos, 109 160 of horses, 575 829 of goats, 1.724,316 of pigs and 63 109 of lambs. (*Rusdy)

 

Indonesian Version

 

Kekurangan Daging sapi Jokowi kerjasama dengan Pemprov NTT

Zonalinenews-Kupang. Gubernur DKI Jakarta Jokowi rencananya akan bekerjasama dengan Pemerintah provinsi NTT dalam bidang peternakan. Hal itu diungkapkan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Lebu Raya pada acara jumpa pers menjelang  perayaan tahun baru 2014 tanggal 31 desember 2013  di kantor Gubernur NTT jam 20.00 wita .

Menurut Lebu Raya, kerjasama berupa pengiriman daging sapi dari NTT ke Jakarta ini dikarenakan Jakarta mengalami kekurangan daging sapi dan sebagai daerah peternakan sapi, NTT diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan warga ibukota akan daging sapi tersebut. “Kebutuhan konsumsi daging sapi sangat tinggi di jakarta, sedangkan NTT adalah daerah penghasil ternak” kata Lebu Raya

Lebu Raya mengakui bahwa ia sempat berbincang dengan Jokowi beberapa waktu lalu di Jakarta guna membahas kerjasama ini, dan rencananya kerjasama ini akan ditindaklanjuti pada awal tahun 2014. Pada kesempatan itu pula ia memberi penjelasan mengenai populasi ternak di NTT yang selama ini menunjukan perkembangan yang positif walaupun belum optimal untuk semua jenis ternak. Perkembangan populasi ternak di tahun 2012 yakni; Sapi sebanyak 814.451 ekor, Kerbau sebanyak 153.050 ekor, Kuda 109.160 ekor, Kambing 575.829 ekor, Babi 1.724.316 ekor dan Domba sebanyak 63.109 ekor. (*Rusdy)

 

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.