oleh

Hindari Perpolitikan Agama Pemilu 2014

Zonaline news-Kupang ,  Hindari perpolitikan yang bernuansa agama untuk Pemilihan Umum Presiden  2014 juli mendatang. Agama merupakan sumber pembelajaran moral dan etika bagi umat masyarakat bukanlah temeng kepentingan politik golongan, yang dapat menimbulkan konflik bagi umat beragama di Indonesia dan NTT pada khususnya.

SONY DSC

 

 

Kata Kepala Sub Bagian Hukum dan Kerukunan Umat Beragam Depertemen Keagamaan Wilayah NTT , Cornelis Kuma Opun. S. Ag di ruang kerjanya Selasa jam 9.30 Wita.

 

ia menambahkan sejauh ini pandangan masyarakat masih sangat sensitif agama dalam dunia perpolitik, entah pengetahuan masyarakat terhadap nilai-nilai agama yang sudah mendalam atau masih belum sama sekali pemahamannya, hinggan dapat menimbulkan konflik agama itu sendiri.

“Konflik bisa terjadi dengan kesadaran diri yang belum mendalam akan keyakinan agama yang di anut serta ajaran-ajaran beragama dalam kehidupan sosial masyarakat, untuk mengamalkan nilai dari sebuah agama dalam menjaga keharmonisan bagi hidup bermasyarakat,”Tegas Cornelis.

 

Cornelis menjelaskan  agama sebagai media keyakinan seseorang secara intrisik yang melekat pada keyakinan diri. Bukanlah media yang berbasis politik kepentingan golongan untuk memenangkan kepentingan golongan, baik itu dalam pemilu maupun pilkada yang sudah berlangsung.

 

Cornelis mengajak agar sama-sama   membangun kesadaran yang utuh akan keyakinan bukanlah ajaran-ajaran yang bernuansa agama untuk memenangkan kepentingan golongan tertentu.”Tak hanya itu masyarakat sangat rawan ketika sadarannya masih minim untuk memahami keyakinan dari agama itu sendiri, Kata Cornelis.

 

Lebih lanjut Cornelis menghimbau  kepada seluruh tokoh agama, masyarakat  dan pemerintah setempat untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat. agar jangan mencampur adukan agama dalam dunia politik.  Dan juga memberikan pembelajaran bagi umat masyarakat sesuai keyakinan masing-masing dalam mendalami ajaran agama serta membagi ajaran itu, untuk membina keharmonisan bermasyarakat.

 

“Tak hanya itu, peranan tokoh agama yang lebih banyak dalam memberikan kesadaran serta membuka kesadaran  masyarakat dalam kehidupan beragama di lingkungannya. langkah ini bila dijalankan dengan efektif sesuai prosedur, pasti pemilu 2014 berjalan baik, sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin sesuai kepentingan masyarakat untuk meningkatkan kesejahtraan bagi rakyat indonesia, “ Ungkap Cornelis.

 

Cornelis Menambahkan, memilihlah dengan suara hati , untuk menentukan pemimpin di masa  mendatang, bukan memilih berlandaskan kefanatikan agama.(* Robbi )

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Komentar ditutup.