oleh

Kesulitan BBM Nelayan Oeba Tidak Melaut

Zonalinenews – Kupang, Sejak tanggal 6 Mei 2014 hinga saat ini nelayan pasar ikan oeba Kelurahan Fatubesi Kota Kupang sulit mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar  bersubsidi untuk melaut.

nelayan demo

 

”Kami  para nelayan sendiri selama beberapa hari ini tidak mendapat kejelasan yang jelas dari pihak pertamina hingga kami  datang ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang guna  menyapaikan aspirasi untuk mendapat solusi, “Kata Kordinator Nelayan John Mamo. Pada saat menyampaikan aspirasinya  rapat gabungan komisi A, komisi B, Pemkot, dan Pertamina di ruang Komisi B DPRD Kota Kupang, Senin 26 Mei 2014, Jam 11.30 Wita.

Menurutnya, bbm susbsidi hanya untuk petani, buruh, dan nelayan bukan untuk pejabat, bukan untuk kontraktor. ” Kami ke sini saat ini untuk menyampaikan aspirasi kami agar kami bisa mendapat bahan bakan minyak khusussnya solar, “Ungkapnya.

Jabir Marola Juru bicara (Jubir) koordinator nelayan oeba dalam rapat menambahkan, selama kurang lebih satu bulan sudah terjadi kelangkahan BBM jenis solar untuk kami para nelayan. dan selama ini kami para nelayan sering membeli ВВM solar mengunakan jerigen di SPBU. secara aturan kami tahu kalau itu menyalahi aturan. tetapi stok yang ada pada SPBN Mina Raja ikan di pasar Oeba makin berkurang. maka dari itu kami disini untuk meminta solusi yang mana aturan atau kerja sama antara pertamina dan SPBN harus di Revisi kembali.

“Perjanjian antara Pertamina dan SPBN ini sudah sejak dua atau tiga tahun yang lalu, semua itu berdasarkan kebutuhan nelayan. sedangkan sekarang jumlah nelayan semakin banyak dan kebutuhan ВВM jenis solar untuk nelayan semakin meningkat, “Katanya.  Ia meminta, apa bila  prosesnya sedang berjalan kalau bisa  pertamina memberi kebijakan agar kami para nelayan untuk bisa membeli ВВM jenis  solar di SPBU. Kita tidak bisa menunggu adanya proses perubahan aturan. Kalau sampai kami menunggu maka kita tidak bisa lakukan aktifitas melaut. “Katanya

Para nelayan di terima oleh komisi B dalam rapat di pimpin olek wakil Ketua komisi B Epy  Seran anggota Pieter Herewila ,Jeri Pinggak, Welhelmus Kiu dan Ketua Komisi A, Irianus Rohi, Sekretaris Komisi A, Adrianus Talli dan anggota Thobias Nullek. Sementara dari pemerintah hadir Asisten II Djama Mila Meha, Kadis pertambangan dan Energi Gabriel Kahan  Kadis kelautan dan perikanan Thomas Ga, Marketing Pertamina wilayah XII Try Mardani.
Kadis Perikan Dan Kelautan Tom Ga dalam rapat menanggapi keluhan para nelayan,  dirinya  saat ini dan semenjak dua, tiga tahu terakhir kebutuhan ВВM  solar untuk oprasional armada  para nelayan Kota Kupang tidak pernah bertambah sedangkan armada nelayan Kota Kupang sendiri mengalami peningkatan terus. “Pertamina di NTT sendiri tidak bisa mengabil keputusan karena pertamina NTT sendiri hanya pemasaran jadi tidak biasa mengambil keputusan.” Saat ini pengesian di SPBU hanya untuk melayani kendaraan motor dan motor, sedangkan pengisian yang mengunakan jerigen sudah tidak di perbolehkan lagi oleh pihak pertamina kepada SPBU, “Katanya.

Dalam hasil rapat bersama ini mendapat kesepakatan bahwa mulai dari tanggal 27 Mei sampai tanggal 3 juni 2014 dari pukul  7.00 Wita sampai pukul 9.00 Wita para nelayan bisa mendapatkan ВВM jenis solar di SPBN Mina Raja Ikan oeba, dan para nelayan diharuskan memberidata kepada  Dinas Kelautan Dan Perikanan, “Kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Kupang Epi Seran. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.