oleh

Perolehan Suara Yeni Veronika Melampaui Para Caleg NTT

Zonalinenews-Manggarai,- Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Propinsi NTT, Yeni Veronika yang di usung Partai Amanat Nasional  dengan nomor urut 1 DAPIL IV(Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat) memperoleh suara terbanyak dengan total 21.300 dari 65 caleg terpilih Perolehan suara pileg 2014 . ternyata perolehan caleg perempuan ini melampaui suara caleg laki-laki, hal tersebut tercatat sejarah baru dalam pentas politik di NTT. Nama Yeni Veronika menjadi buah bibir  di kalangan caleg-caleg dan menggema di hati masyarakat NTT pada umumnya.

 

Yeni Veronika
Yeni Veronika

 

Kepada zonalinenews.com Yeni Veronika di kediamanya Sabtu 10 Mei 2014  Pukul 4.30 Wita, menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat atas perolehan suara yang signifikan tersebut. Dirinya  siap menjalankan amanat rakyat, dan  merasa bangga karena suara yang diberikan oleh masyarakat merupakan pilihan hati nurani bukan dibeli oleh uang atau money politik. “Saya sudah bekerja sejak tahun 2010 di pilkada CREDO jilid 2. Keberadaan suara yang melonjak jauh dari caleg lain,bukan karena wakil bupatinya, saya sudah sarankan kepada pak wakil bupati untuk menghormati garuda di dada tetapi semuanya berkat kerja keras tim dan kepercayaan masyarakat, bisa terbukti dari prolehan  suara  terbanyak  di dominasi dari tempat-tempat yang pernah  sosialisasi  ketimbang di tempat yang tidak pernah  tatap muka,”Tegas Yeni.

 

Hal ini di perkuatkan dengan pendapat  dari berbagai tokoh masyarakat dikecamatan Manggarai yang tidak mau disebutkan identitasnya menjelaskan, Sosok Yeni Veronika dikenal dengan kapabilitasnya bagus, selalu dekat dengan masyarakat, dalam kampanyenya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,dan selalu menjaga etika dalam politik.

 

Sebagai jembatan aspirasi rakyat yeni  berkomitmen, paling kurang 2 kali dalam sebulan melakukan kunjungan ke masyarakat guna mengetahui situasi dan kebutuhan urgen masyarakat untuk di perjuangkan.

 

“ Pileg 2014  kali ini , tidak mencerminkan nilai demokratis dan jurdil karena masih ada caleg yang meghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan dengan membagi-bagikan uang kepada masyarakat,kampanye negatif sesama caleg,sehingga masyarakat menilai politik di identikan dengan uang,fitnaan atau politik itu kotor.tindakan aktor politik seperti ini akan menodai proses demokrasi,tidak menghargai etika politik.pada hakekatnya poitik itu suatu ibadah,suatu perjuangan untuk kita gapai bersama,”Kata Yeni.

Yeni Veronika mengkritis sistem pemilu yang diselenggarakan oleh penyelenggara pemilu alias KPU sangat merugikan caleg dan masyarakat, karena formulir surat suara masyarakat rusak  disebabkan kurangnya tingkat sosialisasi dari kpu dan masih banyak masyarakat yang tidak bisa membaca,jauh lebih efektif jika  formulir surata suara caleg mengunakan foto/gambar yang tetap di pampang dalam kertas suara, sehingga memudahkan masyarakat untuk memilih

“Penerapan sistem seperti ini perlu di kaji ulang dari KPU untuk di pertimbangkan berdasarkan kondisi masyarakat, “Ujarnya. (*kons)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.