oleh

Warga Oesao Blokir Jalan Alternatif

Zonalinenews – Kupang,- Proyek Pekerjaan peningkatan jalan Oesao – Bokong sepanjang 2KM lebih hotmix dengan total Dana  6 Miliar yang di angarkan dari Dana APBN oleh Dirjen Bina Marga dari kementrian Pekerjaan Umum (PU). Balai Jalan Nasional Jalan 8 dan yang menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  Oesapa – Batas Kota SoE, Ketsia AS Lanoe. yang dikerjakan oleh  PT. Mitra Utama Nusantara. Dengan adanya proyek ini jalan alternatif kita yang sudah lama rusak dan tidak di perhatikan Pemerintah Kabupaten Kupang menjadi rusak parah. digunakan untuk , melintasnya kendaraan roda dua maupun roda empat  hingga kendaraan tronton. Deker hasil kerja swadaya masyarakat oesao sendiri menjadi rusak. “ Untuk  itu lebih baik kami warga oesao memblokir jalan altenatif ini agar tidak bisa di lewati kendaraan. “kata salahsatu tokoh masyarkat, Zakarias Pian kepada wartawan dilokasi pemblokiran jalan ,Senin 12 Mei 2014, Jam 10.30 Wita.

 

usir  (2)

“Kami meblokir jalan ini karena jalan lingkar diwilayah kami sering dijadikan jalan alternatif jika ada kegaiatan proyek pekerjaan jalan negara atau kegiatan lain ,tetapi sudah rusak parah sejak lama namun tidak ada perhatian dari pemerintah setempat, “Katanya.

Ia menuturkan,  dengan beberapa hari dijadikan jalan alternative akibat ada perbaikan jalan negara maka deker sudah hampir roboh akibat kendaraan yang bermuatn berat semua diarahkan lewat jalan lingkar aternatif ini. Untuk berakaitan dengan hal yang terjadi ini, maka warga yang berada di sekitar sini merasa kecewa sehingga memblokirnya.

“Kami sangat kecewa jalan lingkar dipemukiman kami sering dijadikan jalan alternatif ,tetapi tidak pernah diperahtikan pemeritah setempat ,dan bahkan dekar yang meruapakn suadaya masyarakat juga sudah patah akibat dileawati kendaraan bermuatan berat,tetapi pemerintah masa bodoh dengan dengan kondisi jalan ini,” tegasnya. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

Komentar

Comments are closed.