oleh

Pedagang Mau di Relokasi Pemkot Berencana Renovasi Pasar Kasih

Zonalinenews-Kupang,- Pemerintah Kota Kupang  yang rencananya akan merehap dan merenovasi Pasar Kasih menuai protes  dari sejumlah pedagang di Pasar Kasih Naikoten yang menempati los kios swadaya dan los pasar memprotes . Rencananya  pemerintah Kota Kupang yang akan melakukan renovasi dan penataan pasar dilakukan pada Jumat 4 september 2014 mendatang. “Para pedagang khawatir setelah pasca rehab kembali dan menempati tempat tersebut akan dikenakan tarif yang lebih tinggi dari sebelum dilakukan. “Demikian diungkapkan Pemilik Tanah di Lokasi Pasar Kasih, Angki Kolin dalam pertemuan bersama pimpinan PD Pasar di lantai II Pasar Kasih Naikoten Rabu 27 Agustus 2014.

Pedagang Pasar Kasih Rapat dengan PD Pasar Kupang

Sementara tara Pedagang Pasar kasih , Sanlimah juga mempertanyakan surat pemberitahuan yang diterima  oleh beberapa pedagang yang lainnya tidak mendapatkan undangan. “Sebagian besar dari kami tidak mendapatkan surat pemberitahuan. kami dengar rencana ini dari mulut ke mulut. Pemerintah seharusnya dengar keluhan kami, bukan seperti ini,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan data yang jelas terhadap kios dan lapak yang akan tergusur maupun tidak, sehingga pedagang pun tidak dibuat penasaran.

Direktur Pemasaran PD Pasar, Mel Saudale menanggapi peryatan para pedangang menyatakan , semua kios yang dibangun swadaya yang berada di atas tanah pemerintah akan direhap sehingga memiliki satu model. “kami  melakukan penataan pasar agar  lebih rapi dan tertata secara baik, sehingga para Pedagang lebih mudah terakomodir,” ungkapnya.

Dirinya meminta ,  agar para pedagang tidak keberatan terhadap rencana tersebut untuk kebaikan mereka sendiri sebab rekolasi bersifat sementara . Setelah bangunan selesai direhap , para pedagang dapat menempati tempat jualannya kembali tanpa harus mencari tempat baru,”katanya. (*rusdy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT